Sabtu, 22 September 2018 10:12 WIB
pmk

Jakarta Raya

Waspadai Penjualan Oli Oplosan

Redaktur:

TERTANGKAP-Pemilik bengkel kendaraan bermotor di kawasan Pesanggrahan Muslon, diciduk polisi karena terbukti mengoplos oli.

INDOPOS.CO.ID – Lantaran mengoplos oli ternama berbagai merk, pemilik bengkel kendaraan bermotor di kawasan Pesanggrahan ditangkap petugas Polres Metro Jakarta Selatan. Pria bernama Muslon mengoplos dalam kemasan oli motor berbagai merk dengan cara diisi oli curah, bahkan aksinya sudah dilakukan selama satu setengah tahun di bengkel di Jalan Ulujami Raya, Pesanggrahan. Tersangka Muslon akhirnya ditetapkan tersangka dan ditahan oleh polisi.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Stefanus Micheal Tamuntuan menerangkan, kejadian tersebut bermula dari informasi masyarakat yang melapor tersangka melakukan aksi pengoplosan oli tersebut. Muslon merupakan pemilik bengkel yang mengoplos oli sendiri kemudian dijual kepada konsumennya.

"Saya buat oli oplosan itu sendiri, saya jual di bengkel sendiri, satu hari ada lima-enaman yang ganti oli di bengkel dan belajar buatnya otodidak," ujar pelaku Muslon di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (22/8). 

Menurutnya, satu kemasan oli oplosan dijual seharga standar pasaran harga oli bermerek tersebut dan setiap satu oli oplosan dia meraup untuk Rp15 ribuan. Adapun uang hasil penjualan oli oplosan itu dipakai untuk makan dan kebutuhan sehari-harinya. 

"Sudah satu setengah tahun ini, botolnya dapat dari tukang rongsok, botol bekas, stiker buat sendiri lalu dipres sendiri tutupnya juga. Kalau bahannya pakai oli curah," terangnya.

"Jadi oli curah itu dimasukan ke dalam kemasan oli bermerek yang sudah disiapkan, kami akan uji labkan. Disamping itu kita telusuri lagi ada tidaknya yang membantu pelaku," tambah dia.

Namun demikian, pihaknya belum menerima laporan dari pemegang merk oli yang merasa dirugikan. Akibat perbuatannya, polisi pun menyita barang bukti berupa berbagai kemasan oli bermerk yang siap diisi oli curah tersebut dan alat-alat pembuatannya.

Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Muharram WA mengatakan, tersangka dijerat Pasal 62 ayat (1) jo Pasal 8 ayat (1) UU No 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. "Hingga kini kasusnya masih didalami petugas," tandasnya. (ibl) 

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #oli-oplosan #kriminal 

Berita Terkait

Teror Stroberi Berjarum

Internasional

Cekcok, Warga Lebak Dituduh Bakar Mantan Istri

Banten Raya

Sepekan Dua Tewas, Pelajar Bogor Buat Sajam untuk Tawuran

Megapolitan

Polri Tahan Lima Tersangka Pelaku Human Trafficking

Nasional

Duh, Oknum PNS Ini Embat HP

Nusantara

Pegawai BNI Kuras ATM Nasabah

Banten Raya

IKLAN