Minggu, 23 September 2018 12:14 WIB
pmk

Hukum

Sidang Perdana, Zumi Zola Santai

Redaktur:

Gubernur Jambi nonaktif, Zumi Zola.

INDOPOS.CO.ID - Gubernur Jambi nonaktif, Zumi Zola menghadapi persidangan kasus yang menderanya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Agenda sidang perdana ini adalah pembacaan dakwaan, Kamis (23/8/2018).

Politikus PAN ini tiba di arena persidangan pada pukul 10.00 WIB mengenakan batik berwarna kuning, tak nampak raut wajah tegang pada suami Sherrin Tharia itu.

Begitu pun ketika para awak media menanyai Zumi tentang kesiapannya, ia hanya tersenyum dan fokus memperhatikan persidangan. "Lihat saja nanti saat persidangan," ujar Zumi singkat di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Ketika Zumi telah duduk di kursi dakwaan menanti persidangan dimulai, salah satu petugas tipikor memberi pengumuman mendadak, persidangan ditunda. "Mohon maaf sidang ditunda, untuk sekarang (persidangan )BLBI dulu," kata petugas yang tidak diiketahui namanya itu.

Persidangan ini akan dipimpin langsung oleh Ketua PN Jakpus Yanto, didampingi empat hakim lain, Frangky Tambuwun, Syaifuddin Zuhri, Anwar dan Titi Sansiwi.

Mantan pekerja seni ini tersangkut dua kasus dugaan korupsi yakni suap dan gratifikasi. Pertama, kasus dugaan penerimaan gratifikasi terkait proyek-proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi, Tahun 2014-2017.

Selain itu, kasus dugaan pemberian suap kepada sejumlah anggota DPRD terkait persetujuan DPRD terhadap pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Jambi tahun anggaran 2017-2018.

Kasus suap terhadap sejumlah anggota DPRD yang menjerat Zumi adalah pengembangan dari operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK terhadap sejumlah pejabat di Jambi pada November 2017 lalu.

Mantan artis sinetron ini diduga mengetahui dan menyetujui pemberian suap yang disebut uang ketok kepada sejumlah anggota DPRD.

Uang itu terkait persetujuan DPRD terhadap pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Jambi tahun anggaran 2017-2018.

Sementara dalam kasus penerimaan gratifikasi proyek-proyek di Dinas PUPR Provinsi Jambi Tahun 2014-2017, gratifikasi yang diduga diterima Zumi dan Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi Arfan adalah Rp 6 miliar. (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #zumi-zola #kasus-suap-korupsi-dprd-jambi 

Berita Terkait

Zumi Minta LTR, Mengalir ke PAN Jambi

Headline

Zumi Minta LTR, Mengalir ke PAN Jambi

Headline

IKLAN