Selasa, 20 November 2018 01:04 WIB
pmk

Total Sport

Cabor Paragliding Sumbang Satu Emas dan Satu Perak

Redaktur:

TERBAIK - Atlet paragliding Indonesia berjaya di Asian Games 2018. Foto. INASGOC FOR INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Tidak sia-sia Paragliding dipertandingkan pada Asian Games XVIII. Buktinya, paragliding mempersembahkan emas bagi Kontingen Indonesia. Tampil untuk pertama kali di multievent level Asia, Paragliding menyumbangkan satu medali emas dari nomor ketepatan mendarat (KTM) beregu putra pada Asian Games 2018.

Bertanding di Gunung Mas Puncak, Bogor, Rabu (22/8),  Indonesia mengumpulkan 97 poin terakhir (putaran enam) guna melengkapi jumlah total poin tertinggi.

 Indonesia mengumpulkan total poin tertinggi, 1104 dari enam putaran yang dijalani. Jumlah poin Indonesia jauh melebihi pencapaian dari Tim Korea yang memperoleh perak setelah mengumpulkan total poin 1771 dan Thailand dengan pencapaian 1901 poin mendapatkan perunggu.

Di putaran pertama, Jafro Megawanto dkk. menduduki posisi kedua, di bawah Tiongkok, setelah mengumpulkan 315 poin. Sementara Tiongkok memimpin dengan 189 poin. Namun di putaran kedua, Indonesia menyalip di posisi pertama dengan 272 poin, setelah Aris Apriyansyah dan Jafro sukses mencatatkan dua hasil terendah.

Tiongkok kembali memimpin putaran ketiga, setelah mengumpulkan poin terendah 25 berbanding dengan Indonesia dengan poin 70 di tempat kedua.

Untungnya Indonesia mencatatkan hasil bagus di dua putaran terakhir dengan menghasilkan 64 poin dan 95 poin. Meskipun masih di bawah catatan Korea yang mengumpulkan 24 dan 22 poin di dua puataran akhir, tapi Korea kalah jauh di putaran kedua dan dan pertama dengan hasil 622 poin dan 841 poin. Hingga total poin Indonesia pun menjadi yang terendah teratas mengungguli Korea maupun Tiongkok, yang hanya menempati posisi lima.

Manajer Timnas Wahyu Yudha mengatakan, jika hasil ini adalah buah perjuangan selama ini berlatih. Tentu hasil ini menyenangkan mengingat cabang ini baru pertama kali dipertandingan di Asian Games dan langsung mendapatkan medali emas. "Ini merupakan catatan emas untuk sejarah paragliding Indonesia dan Asian Games 2018. Karena pertama kali tampil, untuk kali pertama juga kita bisa emas," tuturnya.

Setiap poin yang dikumpulkan oleh lima penerjun, Jafro, Aris Apriansyah, Joni Efendi, Hening Paradigma, dan Roni Pratama menurut sang pelatih  Gendon Subandono sangatlah berarti. Tidak ada satu pun yang dinilainya buruk karena untuk nomor beregu ini hasil satu sama lain saling mendukung.

"Namun kalau melihat dari skor, ya yang paling menonjol itu Jafro. Dia memiliki performa yang cukup bagus dan cukup stabil. Dia juga yang kita unggulkan untuk nomor individu," katanya.

Cabang ini selain menyumbangkan medali emas dari putra, juga membukukan medali perak dari nomor ketepatan mendarat beregu putri. Lis Andriana, Ike Ayu Wulandari, dan Rika Wijayanti mengumpulkan poin total 2122 atau terpaut 77 poin dari Tim Thailand yang meraih medali emas. Ditempat ketiga ada Tim Korea yang berhak atas perunggu setelah menghasilkan poin 2363.

Mengomentari hasil putri, Wahyu mengatakan bahwa perubahan kondisi angin yang berubah-rubah lah penyebab putri gagal emas. Karena sebenarnya kalau melihat perolehan poin secara keseluruhan dari enam putaran, selisihnya tipis.

"Tapi apapun hasilnya, ini adalah yang hasil terbaik," katanya.

Indonesia masih berpeluang menambah medali dari nomor individu putra dan putri dari Jefro dan Lis. Gendon menambahkan, bila untuk dua nomor tersebut pihaknya sangat berupaya untuk meraih emas. Paragliding sendiri mentargetkan untuk meraih tiga emas. Dari tiga target tersebut, satu target emas tidak tercapai yakni di ketepatan mendarat beregu putri.

"Kami berupaya di nomor individu untuk bisa memenuhi target emas itu di nomor ketepatan mendarat. Karena di nomor lintas alam, rasanya akan sulit. Mengingat kendalanya untuk landasan take off terlalu sempit hanya untuk 4-5 parasut, sementara kita sendiri belum terbiasa karena tidak memiliki peralatannya," jelasnya. (bam)


TOPIK BERITA TERKAIT: #paragliding #asian-games-2018 

Berita Terkait

IKLAN