Senin, 24 September 2018 12:54 WIB
pmk

Nusantara

Pemadaman Kebakaran Hutan di Kalbar Tak Cukup Dengan Satu Helikopter

Redaktur:

Petugas BNPB-BPBD membawa alat untuk penyemprotan air agar bisa memadamkan api di kebakaran lahan. (riduan/kalteng pos/jpg)

INDOPOS.CO.ID -  Salah satu bentuk upaya pemadaman atas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat saat ini menggunakan metode water bombing dengan menggunakan helikopter. Hanya saja ketersediaan satu helikopter dianggap kurang memadai untuk memadamkan titik api yang jumlahnya begitu banyak dan tersebar di arela yang begitu luas.

Hal itu disampaikan petugas bagian pemetaan Posko Karhutla Kotawaringin Timur (Kotim) Zulian Firdaus. Menurutnya luasnya areal kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membuat pihaknya kewalahan. Ia menegaskan dibutuhkan lebih dari satu helikopter water bombing untuk mengatasi karhutla.

"Satu helikopter untuk pemadaman api di lahan yang sangat luas tidak efektif. Sebab, pasokan air yang dibawa helikopter dengan banyaknya hot spot tak sepadan. Belum lagi kalau air yang dijatuhkan terkena angin kencang, pasti jadi cipratan," ujarnya di Kalbar, Rabu (22/8).

Hal senada disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotim Rihel sependapat dengan Zulian. Menurut Rihel, dari catatannya diketahui lebih dari 300 hektare lahan yang terbakar. Kebakaran terparah masih terjadi di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kotim, Kalteng, dengan luas total lebih dari 160 hektare lahan. Sulitnya medan untuk menuju lokasi pemadaman mengakibatkan petugas harus bekerja keras menuju titik api.

"Kalau cuma satu helikopter, kurang. Meskipun water bombing itu memang sangat membantu,'' ungkapnya.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama BMKG Sampit yang tergabung dalam pos komando penanggulangan karhutla merilis data terbaru titik panas (hot spot) yang terpantau di beberapa lokasi. Sejak 16 Juli, BNPB dan BMKG mendeteksi 302 titik panas yang tersebar di 11 kecamatan. Diantaranya, Mentaya Hilir Selatan, Mentaya Hilir Utara, Mentawa Baru Ketapang. (ron/yit/jpg/ind)

Helikopter melakukan water bomboing untuk memadamkan api di karhutla. (joko hardyono/radar sampit/jpg)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #kebakaran-hutan 

Berita Terkait

IKLAN