Jumat, 16 November 2018 06:26 WIB
pmk

Nusantara

Ratusan Ton Ikan Mati Mendadak di Danau Toba

Redaktur:

Ratusan ton ikan yang mati mendadak di Danau Toba Sumut (istimewa/jpg)

INDOPOS.CO.ID - Tanpa ada penyebab yang pasti. Mendadak tatusan ton ikan tiba-tiba mengambang mati di kawasan Danau Toba Sumatera Utara. Ikan tersebut berada di Keramba Jaring Apung (KJA). Bau bangkai ikan mulai menyeruak di Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir.

Saat ini aparat setempat sedang mengevakuasi ribuan bangkai ikan. Dari informasi yang beredar, KJA itu dikelola masyarakat setempat. Mereka beternak ikan nila dan ikan mas.

Roy Malau, salah satu petani ikan mengatakan di lokasi itu ada puluhan petani. Satu orang petani bisa punya 150 lobang keramba. "Kalau saya punya ada enam lubang kerambah," kata Malau yang merupakan warga Aek Nihuta, Kamis (23/8)

Menurut Roy, gelagat aneh sudah terlihat sejak Senin siang (20/8). Bahkan sebagian sudah berada di dasar jaring. Keesokan harinya, para petani mencoba memberikan oksigen. Namun keesokan harinya ikan malah mati.

"Di tempat saya hampir mati semua. Yang sisa tinggal bibit yang masih kecil," katanya.

Untuk ikan yang mati, rata-rata sudah siap panen. Ukuran beratnya bervariasi. Soal penyebabnya belum diketahui pasti. “Bupati dan petugas dari instansi terkait sudah datang, tapi kami belum tahu penyebab matinya ikan ini,” sebut Roy.

Saat ini kondisi di tepi danau dipenuhi bau bangkai ikan. Bangkai ikan juga berserakan di tepi danau. Alat berat sudah didatangkan untuk membantu penguburan ikan di lahan kosong milik warga.

Sebelum dikuburkan, ikan itu dibawa dari keramba ke tepi danau menggunakan perahu nelayan.

“Kami berharap ada solusi dari kejadian ini. Karena kami menggantungkan uang sekolah anak kami dari penghasilan keramba ini,” ucap Roy.

Ternyata, kejadian matinya ikan bukan hanya kali ini terjadi. Pada 2004 silam, ikan mati massal di kawasan Kecamatan Haranggaol. Penyebabnya diduga karena virus Herves Koi.

Selanjutnya pada 2016. Seribu ton lebih ikan mati. Namun penyebabnya bukan karena penyakit. Pada awal 2017 kematian massal ikan terjadi di kawasan Tongging dan Silalahi. (pra/jpc/ind)


TOPIK BERITA TERKAIT: #peristiwa 

Berita Terkait

Korban Keracunan Masal Jadi 102 Orang

Megapolitan

Saling Bantah Penahanan Bayi di RSUD

Jakarta Raya

Israel Bunuh Panglima Al-Qassam

Internasional

Rumah Dilahap Api, Puluhan Selebriti AS Mengungsi

Internasional

Kebakaran California, 25 Orang Tewas

Internasional

Laddy Gaga Tinggalkan Malibu

Indotainment

IKLAN