Rabu, 26 September 2018 04:27 WIB
pmk

Indotainment

Satomi Tebar Pesona di Born to be a Flower

Redaktur:

AKTING - Satomi Ishihara menunjukkan kebolehannya bermain peran di drama Jepang, Born to be a Flower. GEM FOR INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Satomi Ishihara, salah satu dari empat wanita Jepang yang dinobatkan sebagai 100 wajah paling cantik di dunia versi TC Candler tampil dalam drama Jepang yang tayang bulan Agustus di Indonesia.

Melalui kanal GEM TV Asia Satomi Ishihara bermain dalam Born to be a Flower. Satomi mendapatkan peran utama perempuan, Momo Tsukishima dari film yang ditulis oleh Nojima Shinji.  ”Saya selalu ingin menjadi bagian dari cerita cinta oleh Nojima Shinji,” katanya melalui rilis yang diterima indopos. 

Satomi memang berharap bisa ikut ambil bagian dari projek film ditulis oleh Nojima Shinji.  Oleh karena itu Satomi sempat gugup. ”Namun juga gembira bahwa akhirnya mimpi itu menjadi nyata!” katanya. 

Penulis naskah yang dikenal dengan karyanya di Flower Shop Without Roses, Born to be a Flower berkisah tentang perjalanan Momo Tsukishima dalam mencari cinta sejati.

Momo Tsukishima memiliki paket komplit sebagai seorang wanita  yang memili penampilan yang menarik, karir yang menjanjikan, latar belakang keluarga yang tersohor, kekayaan, dan talenta.

Namun takdir berkata lain, cerita cinta Momo berakhir tragis. Di hari pernikahan Momo dengan laki-laki idamannya, ia mengetahui bahwa laki-laki tersebut menyelingkuhi dirinya.

Dengan kehidupannya yang sempurna mulai runtuh, Momo berada di ambang kehancuran. Setelah pertemuan yang tidak terduga, Momo bertemu dengan pemilik toko sepeda sederhana, Naoto Kazama. Mereka pun jatuh cinta meski ada perbedaan besar di antara mereka.

Saat ditanya tentang karakter yang diperankannya, Ishihara berkata bahwa Momo memiliki kepribadian yang kuat dan menawan. “Sebelum saya bertemu dengan Kazunobu Mineta, yang berperan sebagai Naoto, saya bertanya-tanya bagaimana ia akan bereaksi terhadap karakter Momo yang selalu memukulnya. Saya senang melihat reaksinya. Saya akan melakukan yang terbaik untuk menggambarkan Momo yang menawan, yang tentunya akan berhasil menangkap hati Naoto dan para penonton. Tunggu penampilan saya di Born to be a Flower,” tambah Ishihara Satomi.

Born to be a Flower memiliki 10 episode yang berputar pada kisah cinta Momo Tsukishima dan Naoto Kazama. Setiap episode memiliki alur cerita yang cukup menarik. ”Saya cukup terkejut setelah membaca naskahnya, terdapat beberapa dialog yang akan mengejutkan penonton. Pastinya saya merasakan sedikit tekanan saat mengerjakan drama ini, namun saya merasa bahwa ini merupakan tantangan bagi saya dan saya akan melakukan yang terbaik!” tutup Satomi Ishihara.

Cerita cinta dari dua sejoli yang berasal dari dua dunia berbeda ini tayang perdana di GEM pada 21 Agustus 2018, setiap Senin dan Selasa pukul 20.00. GEM dapat diakses melalui IndiHome Ch 536, MNC Vision Ch 155, MyRepublic Ch 65, Skynindo Ch 32 dan Transvision Ch 372. (sic)


TOPIK BERITA TERKAIT: #satomi-ishihara #artis-luar-negeri 

Berita Terkait

IKLAN