Sabtu, 17 November 2018 06:12 WIB
pmk

Nusantara

Polda Bali Bakal "Pelototi" Bule yang Berkendara Mabuk, Berbikini dan tanpa Helm

Redaktur: Ali Rahman

Polisi sedang menyetop salah satu WNA yang tak pakai helm. Foto: jpg

INDOPOS.CO.ID - Menyikapi jumlah kasus kecelakaan yang meningkat tajam pada Semester I Tahun 2018 jajaran Ditlantas Polda Bali akan mengambil tindakan kepada siapa pun pelanggar alulintas. Bukan hanya kepada warga lokal, namun tindakan juga akan diberlakukan kepada turis asing yang sedang berlibur di Pulau Bali.

Kasubdit Pendidikan dan Rekayasa Jalan (Dikyasa) Ditlantas Polda Bali AKBP Nyoman Sukasena menerangkan, kecelakaan lalulintas (lakalantas) tidak hanya banyak menimpa warga lokal, namun juga menimpa turis asing. Salah satu penyebabnya lantaran angka pelanggaran lalulintas juga banyak dilakukan turis asing yang sedang berlibur ke Bali.

Dari catatan Dikyasa Ditlantas Polda Bali, dalam kurun waktu awal Januari hingga akhir Juni 2018 tercatat ada 17 WNA yang mengalami kecelakaan Jumlah ini belum termasuk jumlah pelanggar lalulintas.

Dari 17 kasus tersebut, 10 kasus terjadi di wilayah hukum Polresta Denpasar, 5 kasus terjadi di wilayah Polres Gianyar, dan 2 kasus terjadi di Polres Karangasem. "Kebanyakan kasus kecelakaan ini melibatkan kendaraan roda dua," kata AKBP Nyoman Sukasena di Polda Bali, Kamis (23/8/2018).

Dijelaskannya pula, kecelakaan yang sering terjadi ini disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya faktor kelalaian atau human error dari para pengendara sendiri. "Misalnya bule yang berkendara tanpa memakai helm ataupun sambil dalam kondisi mabuk," tambahnya.

Menurut Nyoman, kasus kecelakaan yang melibatkan orang asing sendiri menjadi salah satu jenis kasus menonjol yang sesegera mungkin harus diantisipasi.

Biasanya kata Sukasena, jika kecelakaan terjadi, maka pihak kepolisian akan mencarikan atau melaporkan ke pihak konsulat, negara asal sang korban.

Selain di pihak pengendara yang notabene adalah WNA, Nyoman mengatakan salah satu kesalahan yang sering terjadi dimana para pemilik rental motor atau kendaraan kurang ketat memberlakukan aturan terkait kendaraan yang bisa dirental para bule. "Kami biasanya memberikan imbauan kepada para pemilik rental agar sebelum memberikan rental kendaraan kepada para WNA, kondisi motor harus dicek dulu. Selain itu, siapkan helm juga," imbuhnya.

Perwira dengan melati dua di pundak ini juga menyorot tingkah beberapa WNA yang kerab berkendara dengan tampilan tidak senonoh.

Misalnya para bule pria yang berkendara bertelanjang dada hingga para bule wanita yang usai berenang dari pantai langsung berkendara dengan hanya menggunakan bikini. "Biasanya kami memberikan himbauan atau teguran kepada para bule yang tidak senonoh itu lewat PJR," tandasnya. (rb/mar/pra/ind/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #polda-bali #akbp-nyoman-sukasena #kecelakaan-lalulintas 

Berita Terkait

IKLAN