Minggu, 23 September 2018 01:45 WIB
pmk

Nasional

Ini Cara Kemenpora Menumbuhkan Pemuda Kreatif di Bidang Digital

Redaktur: Ali Rahman

Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora, Faisal Abdullah saat membuka Pilot Project Pelatihan Teknologi Informasi Digital di DILO Kemenpora Jakarta, Kamis (23/8/2018).

INDOPOS.CO.ID - Kementerian Pemuda dan Olahraga RI melakukan kerjasama dengan PT Telkom tentang pembentukan dan pengelolaan sentra kreativitas pemuda dengan sistem Digital Innovaion Lounge Kemenpora-Telkom, Jakarta.

Kegiatan itu bertujuan menumbuhkan jiwa atau kreatif di bidang digital pada pemuda, meningkatkan kuantitas dan kualitas karya kreatif digital pada pemuda, dan mencetak digitalpreneur muda di bidang software, aplikasi, game dan teknologi digital lainnya.

Adapun calon peserta pelatihan ini sementara berjumlah 30 orang yang terseleksi menggunakan metode behavior assement. Lama pelatihan lebih kurang 80 jam pelajaran menggunakan metode claas room, praktek, dan bootcamp programe (karantina).

Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Faisal Abdullah mengatakan, para peserta nantinya mampu menyerap ilmu yang diberikan para instruktur. "Kita semua. Terutama pemuda. Terus benar-benar siap dengan teknologi digital yang kekinian," ujarnya kepada INDOPOS melalui pesan tertulis, Kamis (23/8/2018).

Sementara, Asdep Peningkatan Kreativitas Pemuda, Djunaidi menyatakan, pelatihan nantinya akan di isi seminar motivasi dan karakter dimaksud agar peserta diberikan motivasi dan dorongan untuk mengikuti program serta dijelaskan tujuan dari pelaksanaan program ini. "Peserta akan diikutkan dalam latihan pendidikan karakter untuk menyamakan persepsi, visi dan misi sehubungan dengan kegiatan pelatihan," kata dia.

Di sini, pihaknya diberi ilmu pembekalan yang diberikan juga online dengan project akhir yang akan menjadi output produk dari kegiatan pelatihan ini. Selain materi IT Digital, Peserta juga diberikan pembekalan terhadap kemampuan untuk mencari solusi suatu kendala dengan menggunakan konsep design thinking. "Intinya kita berharap peserta bisa memiliki kemampuan untuk berpikir kreatif, inovatif, berpikir positif dan out of the box," jelasnya.

Dalah hal ini, peserta dibekali dengan materi softskill yaitu pelatihan cara presentasi yang baik dan personal branding. Kemampuan akan terpakai saat competition day di mana 5 tim yang terdiri dari sekelompok peserta akan mempresentasikan produk akhir yang mereka kembangkan. "Peserta juga akan di karantina," katanya.

Adapun diharapkan pada akhir keguatan tersebut terdapat lima produk prototype dalam bentuk aplikasi digital (web/mobile). Untuk kegiatan bootcamp, masing-masing tim juga akan diberikan bimbingan dari instruktur dan tim penyelenggara untuk memastikan output yang akan dihasilkan. (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kemenpora-ri #deputi-bidang-pemberdayaan-pemuda #faisal-abdullah #asdep-peningkatan-kreativitas-pemuda #djunaidi #pemuda-kreatif-di-bidang-digital 

Berita Terkait

IKLAN