Selasa, 13 November 2018 11:44 WIB
pmk

Jakarta Raya

Angkot 'Ngetem' Sembarangan, Ruas Jalan Palmerah Tersendat

Redaktur: Ali Rahman

Angkutan Umum berhenti di sembarang tempat menyebabkan penumpukan arus lalu lintas di kawasan Palmerah, Jakarta, Jumat (24/8/2018). Foto: Faqih/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Kemacetan di Jalan Palmerah Utara mendapat keluhan dari masyarakat. Kemacetan tersebut antara lain disebabkan oleh angkutan umum yang berhenti di sembarang tempat. Padahal rambu larangan untuk berhenti sudah jelas terpasang.

Pantauan INDOPOS menunjukkan, tidak ada satu pun petugas dari Dinas Perhubungan yang mengatur arus lalu lintas, akibatnya penumpukan kendaraan terjadi di beberapa titik kawasan Palmerah.

Kepala Suku Dinas (Kasudin) Perhubungan Jakarta Pusat, Harlem Simanjuntak mengatakan dirinya mengakui bahwa Sudin Perhubungan Jakarta Pusat kekurangan personil, di samping itu Sudin Perhubungan lebih memfokuskan penjagaan di kawasan Monas dan Tanah Abang.

"Kami mengakui untuk di Jalan Palmerah Utara (Seberang Sekolah Regina Pacis) untuk saat ini belum ada anggota yang di plotting untuk berjaga disana. Namun jika di Pasar Palmerah, disana sudah ada namun karena keterbatasan personil jadi tidak dapat menertibkan setiap saat," ujarnya kepada INDOPOS, di Jakarta, Jumat (24/8/2018).

Harlem menambahkan, sejauh ini Dishub telah bekerja sama dengan pihak Kepolisian untuk melakukan penindakan kepada angkutan umum yang melakukan pelanggaran berupa sanksi tilang.

"Sejauh ini kami telah melakukan penindakan berupa tilang kepada para angkutan umum yang melanggar aturan. Namun penindakan itu tidak dapat kami lakukan secara terus menerus, di karenakan sekali lagi kami kekurangan personil," tutupnya. (cr-4)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kemacetan-di-palmerah #angkot-ngetem #suku-dinas-perhubungan-jakarta-pusat #harlem-simanjuntak 

Berita Terkait

IKLAN