Jumat, 21 September 2018 01:14 WIB
pmk

Ekonomi

Proses Pinjam Uang di Fintech Lebih Mudah

Redaktur: Redjo Prahananda

INDOPOS.CO.ID - Adanya financial technology (fintech), membuat masyarakat mendapat banyak pilihan meminjam uang.

Kemudahan dan kecepatan proses peminjaman menjadi alasan banyak orang memilih jasa fintech peer to peer lending (P2P).

Hingga saat ini, jumlah fintech P2P yang terdaftar di OJK sebanyak 63 perusahaan. Namun begitu masyarakat juga diimbau waspada terhadap Fintech ilegal yang belum terdaftar di OJK.

“Proses pinjaman lebih cepat dan mudah,“ ujar salah satu nasabah Uang Teman-yang telah terdaftar di OJK-kepada wartawan, Sabtu (25/8/2018).

Perempuan berusia 36 tahun ini menambahkan, pinjaman dari fintech pun dianggap lebih pasti ketika ada kebutuhan mendesak. "Istilahnya dengan cepat pinjaman bisa disetujui tanpa harus ribet,” pungkasnya.

Sementara itu, ditengah perkembangan pesat industri Fintech ternyata banyak juga yang belum terdaftar di OJK. Bahkan belum lama ini, OJK telah menindak 227 Fintech ilegal.

Karena itu beberapa waktu lalu, Satgas Waspada Investasi mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap penawaran kegiatan Penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (fintech peer to peer lending) tanpa izin OJK.

Sebab Fintech ilegal berpotensi merugikan nasabah. Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L. Tobing, mengatakan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77/POJK.01/2016, penyelenggara peer to peer lending wajib mengajukan pendaftaran dan perizinan kepada OJK. (dai)


TOPIK BERITA TERKAIT: #fintech #uang-teman 

Berita Terkait

Kemenko Perekonomian Siap Bantu Fintech

Nasional

Fintech Lending Bantu Salurkan Kredit Usaha Mikro

Indobisnis

OJK Belum Beri Fintech Kepastian Izin Penuh

Ekonomi

Fintech Masih Kesulitan Kerjasama dengan Perbankan

Indobisnis

Regulasi Fintech Jangan Terlalu Ketat

Ekonomi

IKLAN