Selasa, 25 September 2018 06:19 WIB
pmk

Fokus

Aqsa Berpeluang Emas Cabor Jetski

Redaktur: Redjo Prahananda

Pejetski Aksa Aswar Berpeluang meraih emas nomor endurance Asian Games 2018. Bambang/indopos

INDOPOS.CO.ID - Aqsa Sutan Aswar, pejetski andalan Indonesia berpotensi menyumbangkan emas pertama pada perlombaan terakhir di nomor Endurance Runabout Open, besok Minggu (26/8) Keyakinan itu tak lepas setelah ia menguasai race pertama (Moto 1) di nomor tersebut. Kesuksesan pada race pertama membuatnya memimpin sementara ranking pertama dengan mengemas 400 poin.

"Kita siapin lagi Jetskinya biar tidak ada apa-apa lagi. Terus saya siapkan mental besok dan juga fisik. Besok sendiri tetap optimis emas. Mudah-mudahan tidak ada apa-apa," kata Aqsa usai laga, Sabtu (25/8).

Selain fisik dan mental, Aqsa juga berharap jetski yang ditungganginya tidak mengalami kendala. Pasalnya, hal tersebut menjadi kunci untuk menyumbang emas pertama di cabang Jetski pada Asian Games XVIII/2018.

Senada dikatakan Aero Sutan Aswar. Tandem sekaligus kakak kandung Aqsa itu bersiap untuk melakoni race kedua (Moto 2) dan final (Moto 3), besok Minggu (26/8). Pada dua race tersisa, ia akan membantu melindungi Aqsa guna mendulang emas.

"Besok saya akan tetap membackup Aqsa untuk bisa dapetin emas," tutur Aero ditempat yang sama.

Namun kembali lagi, faktor penentu performa dua pejetski andalan Indonesia itu tak lepas dengan kondisi mesin. Aero pun mengungkap, persiapan performa jetski yang ditunggangi terbilang singkat, karena terganjal masalah administrasi.

Karena persiapan mepet membuat Aero dan Aqsa beserta dua mekanik yang dimiliki asal Amerika Serikat, belum bisa memaksimalkan jetski yang ditungganginya pada perhelatan akbar multievent empat tahunan tingkat Asia.

Hal itu terbilang kurang ideal dibanding ketika Aero dan Aqsa melangsungkan berbagai kejuaraan tingkat dunia. "Kita nggak ada waktu banyak untuk mengetest disini. Dari jetski yang tertahan kira-kira lima hari lalu," jelas Aero.

"Kita di Amerika sendiri testing dua minggu sebelum balap. Ini kita cuma dapat lima hari. Hari pertama datang keluarin barang-barang dari kontainer dan full day empat hari untuk setting delapan jetski dengan dua mekanik," kata dia.

Sebelumnya Aero dan Aqsa gagal meraih emas pada nomor Runabout Limited yang notabene salah satu lumbung emas bagi keduanya, Jumat (24/8). Aqsa yang sempat mempunyai kans besar harus puas meraih perunggu setelah mesin tunggangannya mengalami masalah.

Sedangkan Aero harus puas meraih medali perak bagi kontingen Merah Putih di cabang tersebut. Sementara medali emas digenggam pejetski asal UAE, Ali Allanjawi. (bam)


TOPIK BERITA TERKAIT: #asian-games-2018 #jetski 

Berita Terkait

Danone AQUA Sebarkan Semangat Kebaikan Pasca Asian Games

Indobisnis

Sukses Karate di Asian Games untuk Modal ke Tokyo

Total Sport

Christo Akui Lebih Nyaman Bersama Aldila

Total Sport

IKLAN