Rabu, 14 November 2018 02:09 WIB
pmk

Hukum

Dua Kali Mangkir, Anggota DPRD Sumut Dijemput Paksa Penyidik KPK

Redaktur:

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. Foto: Akbar/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penangkapan terhadap anggota DPRD Sumatera Utara, Musdalifah (MDH) pada pukul 17.30 WIB, Minggu (26/8/2018) di Medan.

"Dalam proses penangkapan pada hari minggu kemarin, sempat terjadi perlawanan terhadap penyidik yang sedang melakukan tugasnya,” ujar juru bicara KPK, Febri Diansyah, saat di konfirmasi lewat pesan singkat, Jakarta, Senin (27/8/2018).

Sebelum tim melakukan penangkapan terhadap MDH, MDH setidaknya telah dipanggil dua kali secara patut, yaitu pada tanggal (7/8/2018) dan (13/8/2018). ”Namun pada panggilan pertama yang bersangkutan mangkir, KPK tidak memperoleh informasi atas ketidakhadiran yang bersangkutan, sedangkan pada pemanggilan kedua kembali yang bersangkutan tidak hadir kembali, kali ini alasannya sedang menikahkan anaknya,” tambah Febri

KPK sebelumnya juga sudah mengingatkan para tersangka anggota DPRD Sumut agar bersikap kooperatif dalam proses hukum contohnya hadir dalam memehi panggilan penyidik. Namun karena sudah dua kali dipanggil dan kedua kalinya juga tidak hadir tanpa alasan maka KPK memutuskan melakukan penangkapan terhadap tersangka Musdalifah (MDH)

Penangkapan ini dilakukan pada pukul 17.30 WIB di Tiara Convention Center, Medan. Setalah penangkapan, tersangka dibawa ke Mapolda Medan untuk dilanjutkan pemeriksaan sebagai tersangka dan setelah itu akan dibawa ke kantor KPK di Jakarta untuk ditahan.

“Pagi ini, tim akan membawa tersangka ke kantor KPK di Jakarta melalui penerbangan pukul 07.30 WIB. Kami sampaikan terimasih kepada tim Polda Sumut yang telah membatu proses penangkapan ini hingga tersangka dapat dibawa ke Jakarta,” tandas Febri. (cr-1)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #kpk #febri-diansyah #anggota-dprd-sumut-musdalifah #suap-gubernur-sumut 

Berita Terkait

IKLAN