Jumat, 16 November 2018 05:14 WIB
pmk

Asian Games 2018

Momen Borong Emas di Cabor Pencak Silat

Redaktur:

Pesilat putri Indonesia, Wewey Wita.

INDOPOS.CO.ID - Indonesia berpeluang memborong medali emas pada cabang olahraga Pencak Silat di Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, Besok, Senin (26/8). Para pesilat merah putih diharapkan bisa tampil yang terbaik saat kembali bertanding pada laga penentuan ‎nanti.

Tercatat, ada delapan nomor, tiga kategori nomor seni, dan lima nomor tarung, yang akan di pertandingkan.  Indonesia berpeluang merebut medali emas di semua nomor tersebut. Ini pun menjadi kesempatan untuk cabor Pencak Silat bisa melebih target dari pemerintah dengan dua medali emas di multi event terbesar di Asia itu.

Pada Kelas E putra 65 kg, Komang Harik Adi Putra yang sukses melaju ke laga final setelah mengalahkan Pham Tuan Anh 5-0, akan kembali bertarung dengan Mohd Al Jufferi Jamari dari Malaysia untuk memperebutkan medali emas. 

Begitu juga dengan Abdul Malik yang turun pada Kelas B Putra 50-55 kg. Setelah mekalukan Bo Thammavongsa (Laos) 5-0, dia kembali bertekad menghentika perlawanan dari pesilat Malaysia Muhammad Faizul M. Nasir. 

Selain itu, Hanifan Yudani Kusumah juga berhasil mengalahkan Adilan Chemaeng (Thailand) 5-0 pada kelas C putra 55 - 60 kg . Di final dia akan menghadapi Nguyen Thai Linh, yang menyingkirkan Mohamad Hazilm Amzad (Malasyia) juga dengan skor 5-0. Pesilat berusia 20 tahun itu pun berharap bisa menjaga konsistensi penampilannya di laga nanti.

Pada bagian putri, Wewey Wita yang turun di Kelas B Putri 50kg-55 kg sukses menggenggam tiket final usai mengalahkan Olathai Sounthavong (Laos) 5-0. Pesilat berusia 25 tahun itu tampil sangat sabar dan menungu lawan menyerang. Hasilnya, dia menang dengan mutlak di laga tersebut. Di laga pamungkas, Wewey akan menghadapi Tran Thi Them (Vietnam) yang merupakan lawannnya di final SEA Games 2017.

"Tadi main lebih taktis sesuai target," kata Wewey. "Lawan di final nanti adalag lawan yang sama di final SEA Games 2017. Memang dia bagus jadi harus waspada. Saya harus berjuang semaksimal mungkin agar bisa mempersembahkan medali emas di Asian Games," sambungnya.

Sedangkan Sarah Tria Monita juga melangkah ke babak final berkat mengatasi perlawanan dari pesilat Vietnam Thi Loan Hoang dengan skor 5-0 di kelas C putri 55 - 60 kg. Pesilat berusia 23 tahun ini juga mengatakan sudah siap kembali berjuang dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya saat menghadapi wakil dari Laos Vongphakdy Nong Oy dalam perebutan medali emas. 

Selain nomor individu, Pencak Silat Indonesia juga berpotensi mendapatkan emas pada nomor tunggal putri, ganda putra, dan regu putra. Ketiga nomor itu berhasil melaju saat menjadi yang terbaik pada babak semifinal yang berlangsung pada Sabtu (25/8). Sedangkan itu, Indonesia sudah memastikan satu medali perunggu setelah Amri Rusdana hanya gagal mengatasi perlawanan Mohd Fauzi Khalid (Malaysia) 2-3 di semifinal. 

Indinesia juga berpeluang menambah emas dari cabor bulutangkis perseorangan. Ini menyusul lolosnya dua pemain tunggal putra, Anthony dan Jonatan ke semifinal. Keduanya juga berpeluang all Indonesia final jika mampu mengatasi lawan-lawannya. 

Hingga pukul 21.00, Indonesia telah mengoleksi 12 emas, 12 perak, 24 perunggu berada di peringkat ke Lima.  Kemarin, tambahan dua emas didapat 1 jetski dan 1 karate. Emas Jetski disumbangkan Aqsa Aswar, sementara emas diperoleh karateka Rifki Ardiyansah. (bam)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #cabor-pencak-silat #asian-games-2018 

Berita Terkait

IKLAN