Rabu, 14 November 2018 10:50 WIB
pmk

Nasional

Tinjau RSUD Mataram, Zulhas: Trauma, Pasien Milih Dirawat di Luar Gedung

Redaktur:

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan saat berdialog dengan pasien korban gempa di RSUD Mataram. Foto : Jaa Rizka Pradana / INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Derita warga Lombok, NTB belum berakhir. Sebulan pasca mulai gempa bumi 29 Juli 2018, ratusan ribu warga masih dihinggapi trauma mendalam. Mereka pun banyak mendirikan tenda-tenda diluar rumah, tak terkecuali bagi ratusan pasien RSUD Mataram yang memilih dirawat diluar gedung rumah sakit.

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (Zulhas) melihat langsung kondisi ratusan warga yang tengah dirawat di tenda pengungsian. Ia mengatakan pasien dan keluarga trauma dengan gempa. Padahal secara teknis Kementerian PUPR menyebut gedung rumah sakit aman. Namun masyarakat masih trauma.

"Masalah trauma pasien dan keluarganya ini perlu segera diatasi. Sehingga mereka tidak mau di gedung. Rumah sakit pun pindah pelayanannya di lapangan, di tenda-tenda," kata Zulhas di RSUD Mataram NTB, Senin (27/8/2018).

Ketua Umum PAN itu mengatakan perlu penanganan khusus karena pelayanan masih dilakukan di tenda-tenda. Zulhas pun mengapresiasi penanganan selama ini namun dia mengharapkan seluruh stakeholder ikut terlibat karena bencana ini adalah soal kemanusiaan.

Kemudian Zulhas masuk ke ruang rawat inap pasien ICU dan stroke. Ia sempat berdialog dengan pasien Sadiah salah satu pasien asal Kabuoaten Lombok Barat yang rumahnya rata dengan tanah akibat gempa. "Yang sabar ya," hiburnya.

Setelah itu, Zulhas berkeliling ke bagian dalam gedung rumah sakit yang beberapa bagiannya runtuh. Sejak terjadi gempa, ruang operasi rumah sakit tidak berfungsi. RSUD Kota Mataram mendapat bantuan dari Pemda Jawa Timur berupa enam kontainer. Kontainer itulah kemudian diubah menjadi ruang operasi. (jaa)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #zulkifli-hasan #gempa-lombok 

Berita Terkait

IKLAN