Rabu, 26 September 2018 02:14 WIB
pmk

Megapolitan

Kematian Siswi SD usai Suntik DPT Diselidiki

Redaktur:

BERDUKA - Omah, 40, ibunda Indriyani, 11, memegang foto sang anak semasa hidupnya. BIL/RADAR BOGOR/JPG

INDOPOS.CO.ID - Kabar wa­fatnya Indriyani, 11 yang diduga meregang nyawa usai disuntik Difteri Petrusi dan Tetanus (DPT) membuat Pemerintah Desa (Pemdes) Tugu Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor melakukan penyelidikan.

Dugaan suntikan DPT yang menjadi musabab meninggalnya siswi kelas 6 SDN Cipetir 1 Tugu Jaya itu, kini mulai didalami. Kepala Desa Tugu Jaya, Su­gandi Sigit bersama pihak Polsek Cijeruk dan pihak Pus­kesmas Cigombong menda­ta­ngi rumah almarhum Indri­yani akhir pekan lalu (25/8).

Ia melakukan penelusuran dengan cara mengkonfirmasi keterangan kondisi Indriyani sebelum meninggal kepada ibundanya, Omah, 40. ”Kami telusuri ke rumahnya, ternyata menurut orangtuanya meninggal yang wajar karena sakit,” ujarnya kepada koran ini usai kunjungan.

Keterangan yang dia dapat, saat disuntik DPT di sekolahnya empat hari sebelum wafat, Indriyani sedang dalam kondisi sehat. Karena, menurutnya pihak puskesmas terlebih dahulu menanyakan kondisi tubuh siswa sebelum benar-benar me­nyun­tikan obat pada siswa.

Telebih, Sigit mengatakan bah­wa pihak Omah tidak me­miliki dugaan bahwa put­rinya wafat lantaran suntik DPT. Hal itu pula yang di­anggapnya membuat Omah enggan mem­permasalahkan kepergian anak sema­ta­wayangnya.

”Beliau me­ngatakan bahwa itu me­mang takdir. Orang tua menerima dan tidak berbicara bahwa itu bukan gara-gara suntik DPT,” kata Sigit. Sebelum wafat, Indriyani memang mengalami sakit yang tidak biasa. Omah sem­pat mem­belikannya obat tradisio­nal, namun tak kunjung sem­buh.

Kemudian, Indriyani meng­hembuskan nafas te­rak­hir di Puskesmas Cigombong. ”Awal­nya berobat menggunakan obat kampung, tapi pak RT menyarankan untuk diba­wa ke rumah sakit. Kemu­­­dian dibawa ke puskesmas. Me­­ning­galnya di puskesmas,” beber­nya juga. (fik/c/jpc)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #suntik-dpt #kesehatan 

Berita Terkait

Tren Diet Keto di Kalangan Millenial

Kesehatan

Lawan Stigma dengan Lari Marathon

Lifestyle

Sunglasses Tangkal Katarak Dini

Kesehatan

Seksi Sixpack Tanpa Sit Up

Kesehatan

Ketua MUI : Vaksin MR Wajib

Nasional

IKLAN