Sabtu, 22 September 2018 12:38 WIB
pmk

Internasional

Menlu Mundur Australia karena WhatsApp

Redaktur:

Menlu Australia Julie Bishop. Foto: Istimewa

INDOPOS.CO.ID –  Menlu Australia Julie Bishop kesal bukan kepalang setelah melihat pesan grup WhatsApp rahasia milik koleganya. Dia pun mundur dari jabatannya.

Namun, politikus Partai Liberal itu menegaskan masih mempertahankan kursi parlemennya hingga pemilu berikutnya pada 2019. ’’Saya akan bertahan sebagai suara kuat untuk masyarakat Australia Barat,’’ ungkap perempuan 62 tahun tersebut lewat BBC.

Bishop memang tak mau terbuka soal keputusannya. Namun, banyak media yang memprediksi bahwa mundurnya Bishop dipicu pesan grup WhatsApp yang bocor.

Pesan tersebut menjelaskan mengapa Julie kalah jauh pada polling Jumat lalu (24/8). Dalam pertarungan segi tiga itu, Bishop hanya memperoleh 11 suara. Sedangkan Scott Morisson, kini PM Australia, menang dengan meraih 45 suara. Selisih lima suara dari dukungan untuk Peter Dutton.

Grup messenger yang bernama Friends for Stability itu diisi anggota parlemen Liberal. Antara lain, Paul Fletcher, Kelly O’Dwyer, Julia Banks, Julian Lesser, Lucy Gichuhi, Simon Birmingham, Scott Ryan, Christopher Pyne, dan Craig Laundy. Grup tersebut membahas rencana polling untuk mendukung Scott Morisson sebagai perdana menteri berikutnya.

’’(Senator Mathias) Cormann, kabarnya, mau memberikan dukungan Australia Barat ke Julie Bishop di ronde pertama. Kalian perlu tahu kalau ini aksi tipu,’’ ujar Paul Flecther dalam rekam percakapan grup tersebut sebagaimana dikutip The Guardian.

Dia mengatakan bahwa Cormann hanya akan mendukung Julie di ronde pertama. Setelah Morisson kalah, suara tersebut bakal berpindah ke Dutton untuk memastikan kemenangan. Karena itu, mereka menyusun rencana untuk tidak memilih Julie mulai ronde pertama. (bil/c4/dos/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #australia 

Berita Terkait

Australia Tahan Imbang Denmark

Piala Dunia 2018

Bangun Power Bank Raksasa, Pasok Listrik ke 30 ribu Rumah

Internasional

Sopir Perempuan Seruduk Ruang Kelas SD, Dua Siswa Tewas

Internasional

IKLAN