Senin, 24 September 2018 02:52 WIB
pmk

Ekonomi

BTN Bidik 50 Ribu Nasabah Baru Felas

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID - Bank Tabungan Negara (BTN) terus melakukan inovasi di tengah gejolak ekonomi global. Itu dilakukan guna mengoleksi dana murah melalui Tabungan Felas yang release sejak Juni 2018. Meski baru, masyarakat cukup antusias menyambut produk tabungan baru BTN itu.

Direktur Consumer Banking BTN Budi Satria mengatakan ada kelebihan diberikan Tabungan BTN Felas dibanding tabungan sejenis terbitan bank lain. ”Ini menjadi poin mengapa produk tabungan kami mulai banyak diincar calon nasabah BTN,” kata Budi Satria di Jakarta, akhir pekan lalu.

Dia mengaku melihat sendiri antusias calon nasabah pada Dinner With Felas BTN di Surabaya belum lama ini. Tabungan itu cukup unik karena namanya sengaja diambil dari kata Velas yang artinya adalah teman atau sahabat. Itu merupakan tujuan perseroan bagaimana dengan produk itu BTN menjadi sahabat masyarakat dalam menabung atau menyimpan dana dalam bentuk valas di BTN. Keunikan kedua adalah bebas biaya provisi. ”Dan, paling penting kurs bersaing, di mana dalam Tabungan BTN Felas kurs lebih tinggi dibanding bank lain dan ini menguntungkan nasabah,” terang Budi.

Oleh karena itu, menjawab kebutuhan pasar atas produk Tabungan Felas, perseroan memilih Surabaya sebagai kota kedua setelah Batam. Untuk memberikan stimulasi kepada masyarakat Surabaya, BTN memberikan promo bagi 1.000 penabung pertama Tabungan BTN Felas baik USD maupun SGD akan mendapatkan benefit cash back masing-masing senilai USD 5 dan 5 dolar Singapura.

Surabaya menjadi salah satu target pemasaran Tabungan BTN Felas karena dikenal sebagai kota ekonomi nomor dua terbesar di Indonesia setelah Jakarta. Di samping itu, juga dikenal sebagai kota industri, kota perdagangan, dan terkemuka di Idonesia. Surabaya juga memiliki komunitas masyarakat beragam, pengusahanya ada di berbagai sektor. Di mana, hal itu merupakan salah satu segmen sebagai sasaran bagi produk tabungan Felas.

Tabungan BTN Felas menjadi perlu bagi masyarakat yang sering melakukan perjalanan ke luar negeri, mengirim uang ke luar negeri, belanja online internasional, termasuk para pebisnis yang tidak ingin tabungannya tergerus fluktuasi kurs. Karena itu, perseroan melihat peluang bagaimana produk ini nanti lebih menarik, simple, dan menjadi gengsi bagi pengguna produk Tabungan BTN Felas.

Tabungan Felas membidik nasabah menengah atas, di mana di Indonesia valas masih menjadi instrument investasi, sehingga diharapkan Tabungan Falas menjadi salah satu alternatif untuk investasi yang sangat menjanjikan dan membuat produk tabungan Bank BTN jadi lebih lengkap. Selanjutnya, BTN akan menambah fitur dari Tabungan BTN Felas ini dengan kartu atm, e-channel, dan informasi kurs real time.

Dalam lima tahun pertama menurut Budi, BTN akan membidik sekitar 50 ribu nasabah baru Tabungan BTN Felas dengan total saldo masing-masing 2.028.800 dalam kurs USD maupun SGD. Surabaya targetnya sekitar 10 persen. Namun, melihat potensi bahkan bisa lebih dari target, meski Jabodetabek tetap terbesar karena potensi uang beredar di sana (Jabodetabek) sekitar 70-80 persen. Namun, kota-kota seperti Surabaya, Medan, Palembang, Batam memiliki potensi cukup besar.

Bank BTN membidik target kenaikan DPK tahun ini sekitar 20-22 persen. Sampai dengan semester pertama 2018 DPK Bank BTN telah menembus Rp 190 triliun atau naik hampir 20 persen dibanding periode sama tahun lalu. Kenaikan DPK ini tercatat di atas rata-rata industri nasional. (vit)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bank-tabungan-negara 

Berita Terkait

IKLAN