Kamis, 22 November 2018 03:30 WIB
pmk

Total Sport

Petinju Mario Melaju, Libertus Gagal

Redaktur:

Mario Blasius Kali. BAMBANG/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Petinju Indonesia Mario Blasius Kali sukses mengubur impian petinju Timor Leste, Jose Barreto Quintas Da Silva. Dalam pertarungan babak 16 besar kelas terbang (49 kg) di JIEXPO Kemayoran Jakarta Pusat, Senin (27/8/2018), Mario membuktikan ketangguhannya dengan menang telak 5-0 atas Barreto.

Di ronde pertama, Mario yang unggul pengalaman memang terlihat bermain hati-hati. Tetapi, dia beberapa kali sempat melepaskan pukulan telak ke arah Jose Bareto.

Strategi bermain dalam jarak pukul terus diterapkan Mario pada ronde kedua meski Bareto terus merangsek masuk. Mario terus menghindar sembari melepaskan pukulan.

Di ronde ketiga, Mario terpancing bertarung dalam jarak pendek. Keduanya saling jual beli pukulan yang mengakibatkan pelipis kanan Mario terluka akibat tandukan kepala Bareto.

Usai pertandingan, Mario mengaku tidak begitu kesulitan mengatasi perlawanan Barreto yang terus memaksanya bertarung dalam jarak pendek. "Saya memang sengaja menjaga jarak pukul agar Bareto tidak bisa leluasa. Begitu dia masuk saya langsung lepaskan pukulan,” katanya.

Ia juga mengaku memiliki keunggulan karena lebih aktif bermain kidal sementara Barreto merupakan petinju yang mengandalkan tangan kanan. "Itu yang dijadikan keuntungan. Orang kanan biasanya takut menghadapi kidal," ujarnya.

Di pertandingan perempatfinal, Rabu (29/8), Mario akan menghadapi petinju China, Wu Zhonglin yang mengalahkan petinju Thailand, Yurachai Wutticai dengan skor 5-0.

Sementara Libertus Gha gagal mengikuti jejak Mario Blasius Kali yang lebih dulu meraih tiket ke perempat final. Tampil di kelas Welter Ringan, Libertus harus mengakui ketangguhan petinju Jepang, Daisuke Narimatsu dalam pertandingan babak perdelapan final di Hall C Kemayoran Jakarta Pusat.

Dari mulai ronde pertama hingga ketiga, Libertus mengalami kesulitan untuk melepaskan pukulan karena Daisuke Narimatsu tidak mau dipaksa bertarung dalam jarak pendek. Sebaliknya, Daisuke dengan leluasa melepaskan pukulan untuk meraih poin.

“Saya sudah berulangkali mengurungnya tetapi dia dengan cepat menghindar. Staretegi bertarung dalam jarak pendek yang diinstruksikan pelatih tidak bisa terealisasi,” kata Libertus.

Di pertandingan ini, Libertus terlihat banyak melepaskan pukulan yang tidak mengenai sasaran. Bahkan, dia mengakui kesulitan mengatasi lawannya yang selalu menghindar.“Saya akui Daisuke itu memang lebih bagus karena pengalaman bertandingnya lebih banyak,” katanya.

Pelatih Tim Tinju Indonesia, Danny Hitahiri juga mengakui Libertus mengalami kesulitan mengatasi gaya bertinju Daisuke Narimatsu. “Ya, Libertus memang kalah jam terbang. Lawan tidak terpancing dengan strategi LIbertus yang memaksanya bertarung dalam jarak pendek,:” ujarnya. (bam)


TOPIK BERITA TERKAIT: #tinju #asian-games-2018 

Berita Terkait

Sukses di Asian Games, Belum Tentu di SEA Games

Total Sport

Petarung Dunia Berebut Juara Baru di Istora

Total Sport

Malam Ini, 8 Petinju Pro Tarung di Lido

Total Sport

Laga di Manchester, Duel Terbesar Daud Yordan

Total Sport

Daud Pelajari Video Lawan

Total Sport

IKLAN