Minggu, 23 September 2018 04:06 WIB
pmk

Internasional

Pengungsi Akhirnya Keluar Kapal

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID – Sebanyak 137 pengungsi itu diturunkan dari kapal patroli Diciotti kemarin. Sudah 10 hari mereka tidak bisa turun ke Pelabuhan Catania. Proses identifikasi oleh kepolisian Italia mengakhiri drama pertikaian medsos dan aksi mogok makan yang sempat mewarnai hari-hari para pencari suaka itu.

Sehari sebelumnya para imigran yang frustrasi tersebut memutuskan untuk mogok makan. Mereka merasa sudah cukup menderita saat ditahan sindikat perdagangan manusia berbulan-bulan. Harapannya, Menteri Dalam Negeri Matteo Salvini bisa berubah sikap. Sebab, Salvini-lah yang menolak kehadiran para pengungsi itu.

Akhirnya, kabar gembira muncul. Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte mengatakan bahwa imigran bisa diturunkan. Hal tersebut dilakukan setelah beberapa pihak menyatakan sanggup menanggung imigran yang akan dibebaskan tersebut.

Ada tiga pihak yang ambil bagian. Yakni, pemerintah Irlandia dan Albania yang berkomitmen menampung 20 pengungsi. Para uskup gereja Katolik di Italia juga berjanji menanggung 100 pengungsi. ”Italia harus sadar bahwa semangat solidaritas ternyata sulit diwujudkan dalam keadaan nyata,” ujar Conte kepada Associated Press.

Tapi, Conte tak terlalu senang. Yang terjadi bukan sebuah solusi ideal yang diharapkan pemerintah Italia. Selama beberapa hari, mereka terus meminta sesama anggota Uni Eropa. Namun, hanya Irlandia yang mau membantu.

Albania juga rela menampung untuk membalas budi kepada negara sahabatnya. Pada 1990-an, ribuan warganya juga mengungsi ke Italia. Sementara itu, pemimpin agama Katolik memang langganan untuk menyelamatkan para pengungsi.

Diciotti bukan kapal pertama yang membawa pengungsi. Sebelumnya, kapal kemanusiaan Aquarius tiba di perairan Italia dari Laut Mediterania. Pengungsi kapal Diciotti memang mengundang banyak simpati. Pada 16 Agustus mereka diselamatkan kapal patroli Italia dari sindikat. Kabarnya, mereka ditahan di Libya. Beberapa perempuan mengaku telah diperkosa.

Saat kapal ingin berlabuh, Salvini memberikan komando agar semua pengungsi ditahan. Dia tak akan membebaskan mereka sampai ada negara lain yang mau ikut menampung. Hanya anak dan orang sakit yang diizinkan untuk turun. (bil/c10/dos/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #imigran 

Berita Terkait

IKLAN