Sabtu, 17 November 2018 08:26 WIB
pmk

Jakarta Raya

Pengamat: Ingin Tetap Bersekutu, Jabatan Wagub DKI Serahkan ke PKS

Redaktur:

Pengamat politik Universitas Paramadina, Jakarta, Hendri Satrio. Jpnn

INDOPOS.CO.ID -  Pengamat politik Universitas Paramadina, Jakarta, Hendri Satrio menyarankan kepada Partai Gerindra agar memberikan jabatan wakil gubernur  DKI Jakarta sepeninggal Sandiaga Uno ke kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Kenapa begitu,  dirinya melihat selama berkoalisi dengan Gerindra,  PKS terlihat menjadi pihak yang banyak mengalah, mulai dari dari Pilkada DKI Jakarta, Pilkada  Jabar hingga penentuan Capres-Cawapres.

"Tapi jangan remehkan sikap mengalahnya PKS itu akan terjadi untuk posisi Wagub DKI yang ditinggal Sandi. Karena kalau tidak diberi,  saya khawatir  akan berpengaruh pada semangat ganti presiden di kader PKS," ucap Hendri kepada INDOPOS di Jakarta,  Selasa (28/8/2018).

Ia menegaskan bahwa koalisi Gerindra dan PKS selama menjadi oposisi dari pemerintahan Jokowi ini terbilang solid.  Atas dasar itu,  cuma karena satu jabatan akan berpengaruh di Pilpres 2019.

"Jadi jangan sampai koalisi sekutu yang selama ini didengungkan oleh Gerindra dan PKS terpecah, cuma karena Gerindra masih ingin menguasai jabatan di DKI," tukasnya.

Lalu,  siapakah calon PKS yang layak menggantikan Sandiaga Uno? Hendri meyakini ada tiga nama yang berpeluang. "Saya kira ada Mardani Ali Sera,  Ahmad Heryawan dan Ahmad Syaikhu. Tapi yang paling dekat dengan Anies adalah Mardani, karena bekas ketua tim sukses," tambahnya.  (dil)


TOPIK BERITA TERKAIT: #wagub-dki 

Berita Terkait

Politisi DKI Ingin Wagub Perempuan

Jakarta Raya

Mardani Tak Pantas jadi Wagub DKI

Jakarta Raya

Sandi Percaya Penggantinya Mampu Bekerja

Jakarta Raya

IKLAN