Senin, 19 November 2018 10:36 WIB
pmk

Banten Raya

1.500 RTS di Serang Terima Bansosratu

Redaktur: Redjo Prahananda

Wagub Banten Andika Hazrumy menyerahkan Bansos Jamsosratu ke keluarga miskin di Kota Serang.

INDOPOS.CO,ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus berupaya mengentaskan kemiskinan dnegan menggelontoran anggaran tahun ini sebesar Rp57,59 miliar untuk kegiatan sosial, sebagai amanat Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 96 Tahun 2015 Jo Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2010 tentang percepatan penanggulangan kemiskinan.

Demikian diungkapkan Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy dalam Launching Kartu Multiguna Provinsi Banten dan Penyaluran Bansos Jamsosratu tahun 2018 di Stadion Olahraga Ciceri, Kota Serang pada Selasa, (28/8/2018).

Dalam kesempatan tersebut, dibagikan bansos Jamsosratu kepada 1 .500 rumah tangga sasaran (RTS) penerima Bansos Jamsosratu (Bantuan Sosial Rakyat Banten Bersatu) se-Kota Serang. Sama dengan penerima di kabupaten/kota lainnya, tahun ini rumah tangga sasaran menerima bansos jamsosratu sebesar Rp1.665.000 yang dibagi ke dalam dua tahap pencairan.

"Tahun ini jumlah penerima Jamsosratu adalah sebanyak 29.412 rumah tangga sasaran. Memang berkurang jika dibanding tahun sebelumnya, karena Pemprov Banten tahun ini sedang punya prioritas pembangunan di sektor lain," terang Andika.

"Gunakan bantuan ini untuk keperluan sekolah anak, beli buku, beli seragam, jangan sampai untuk beli barang konsumtif. Karena memang tujuan bantuan ini adalah untuk membantu upaya keluarga miskin di Banten berdaya, dengan membantu agar anak-anaknya bisa sekolah, keluarganya bisa sehat,” sambungnya.

Andika menyerahkan secsara simblis kartu ATM dan buku tabungan Bank kepada perwakilan ibu rumah tangga dari rumah tangga sasaran di Kota Serang.Bahkan,Andika menyempatkan diri untuk turun langsung mengajari sejumlah ibu penerima Jamsosratu mengambil uang mereka di mobil ATM operasional Bank Banten yang terparkir di halaman stadion.

Sementara Nurhanah, Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten, didampingi Kasi Jaminan Sosial Keluarga, Budi Darma Sumapraja mengungkapkan, dalam hal mekanisme penyaluran bantuan sosial Pemerintah Provinsi Banten mengacu pada amanat Peraturan Presiden Nomor 63 tahun 2017 tentang Penyaluran Bantuan Sosial Secara Non Tunai.

Nurhanah menjelaskan, Gerbang Pembayaran Nasional atau GPN atau disebut juga National Payment Gateway merupakan terobosan pemerintah untuk menghapus sekat-sekat yang selama ini diciptakan melalui peraturan dari masing-masing bank, di mana untuk mengakses kebutuhan perbankan maupun transaksi hanya bisa dilakukan pada bank yang sama.

"Dengan GPN transaksi dapat dilakukan di seluruh Perbankan. Cetakan kartu multiguna versi Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) terbaru akan disematkan logo gerbang pembayaran nasional,” tukasnya. (yas)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #pemprov-banten #bansosratu #andika-hazrumy 

Berita Terkait

Pemprov Cairkan Bantuan Lansia

Banten Raya

Pelebaran Jalan Siliwangi Terhambat

Banten Raya

Pemprov Banten Kirim Relawan dan Bantuan ke Sulteng

Banten Raya

Perjuangkan TKS, Gubernur Banten Lobi KPK

Banten Raya

IKLAN