Sabtu, 17 November 2018 08:21 WIB
pmk

Hukum

Hakim Kasus SARA di Medan Terkena OTT KPK

Redaktur: Redjo Prahananda

INDOPOS.CO.ID - Mahkamah Agung membenarkan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Dalam Operasi senyap tersebut, KPK menciduk delapan orang termasuk Hakim dan Panitera. Juru Bicara MA, Suhadi menuturkan para hakim diamankan tim penyidik KPK antaralain; Ketua PN Medan Marsudin Nainggolan, Wakil Ketua PN Medan Wahyu Prasetyo Wibowo, serta Halim Sontan Merauke dan Meri Purba.

”Iya, saya dengar KPK telah membawa mereka dari kantor ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara,” ujar Suhad, Selasa (28/8/2018).

Delapan orang termasuk Hakim, ada salah satu yang menjadi perhatian, Yaitu Wakil Ketua PN Medan Wahyu Prasetyo Wibowo.

Wahyu menjatuhkan vonis 18 bulan penjara kepada seorang wanita bernama Meiliana terkait masalah pengeras suara azan.
Selain itu Hakim Wahyu sempat menangani perkara Bupati nonaktif Batubara, OK Arya Zulkarnain di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Medan.

Suhadi menambahkan, MA belum bisa memastikan OTT KPK terkait dengan perkara dugaan suap OK Arya. Perkara tersebut dipegang oleh Wahyu Prasetyo, selaku majelis hakim. (cr-1)


TOPIK BERITA TERKAIT: #ott-kpk #ott-hakim-pn-medan #juru-bicara-ma-suhadi #kasus-suap-hakim-di-medan #ott-hakim-di-medan #merry-purba 

Berita Terkait

Kasus Suap Bupati Cirebon, KPK Sita Duit Rp 97 juta

Nasional

KPK Tak Lelah Jebloskan Pejabat-Pejabat Daerah

Nasional

Bupati Cirebon Diduga Terima Suap Rp 6,4 M

Nasional

KPK Dalami Aliran Suap Meikarta

Headline

IKLAN