Sabtu, 17 November 2018 08:28 WIB
pmk

Total Sport

Ayo Panen Emas Lagi

Redaktur:

INSTAGRAM

INDOPOS.CO.ID - Setelah merebut delapan medali emas, cabang olahraga (cabor) pencak silat masih berhasrat untuk kembali menambah torehan medali emas bagi Merah-Putih. Dari delapan kelas tersisa, Indonesia masih berpeluang menyabet enam medali emas di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Rabu (29/8) hari ini.

"Dari delapan kelas tersisa yang akan digelar hari Rabu (ini) kita masih berpeluang meraih enam medali emas. Sementara dua nomor lainnya, sudah dipastikan menjadi milik Vietnam atau Malaysia. Jadi kalau ditanya apakah kita akan kembali merebut medali emas? Itu harus. Kalau perlu enam-enamnya kita sapu bersih lagi," kata Sekretaris Jendral PB IPSI Eriza Chaniago,  Selasa (28/8).

Enam kelas yang diharapkan bisa menambah pundi-pundi emas Merah-Putih, antara lain dari nomor tarung di kelas 60-65 kg putri, 55-60 kg putri, dan 50-55 kg putri. Sedangkan di nomor seni peluang Indonesia ada di kelas tunggal putra, ganda putri, dan regu putri. Di kelas 60-65 kg putri, Pipiet Kamelia akan menghadapi Nguyen Thi Cam Nhi (Vietnam) di partai final. Sementara di kelas 55-60 kg putri, Hanifah Yudani Kusumah akan berhadapan dengan Nguyen Thai Linh (Vietnam) di babak final. Sedangkan di kelas 50-55 kg putri, Wewey Wita akan ditantang oleh Tran Thi Them (Vietnam) pada partai final.

Dari nomor seni di kelas tunggal putra, Sugianto akan bersaing dengan Muhammad Iqbal Abdul Rahman (Singapura), pesilat Filipina, Vietnam, Laos, dan Thailand. Dari ganda putri, Sang Ayu Sidan Wilantari yang bwrpasangan dengan Ni Made Dwiyanti akan bersaing dengan para pesilat dari Laos, Vietnam, India, Singapura, Malaysia, dan Thailand. Sedangkan dua kelas yang hampir dipastikan menjadi milik negara lain adalah nomor tarung dari kelas 70-75 kg putra dan kelas 90-95 kg putra.

Di dua kelas ini, Vietnam dan Malaysia akan saling berhadapan untuk mencuri emas tersisa. Sebelumnya, Indonesia berhasil menyapu bersih emas dari delapan kelas yang dipertandingkan pada Senin (27/8) lalu. Menurut Eriza Chaniago itu tidak terlepas dari persiapan yang matang dari para pengurus PB IPSI, para atlet, serta doa dari seluruh masyarakat Indonesia. "Selama melakukan persiapnlan, kami memang lebih memfokuskan kepada peningkatan kecepatan atau speed mereka selain dari kualitas teknik, fisik serta mental menjadi hal yang paling utama," tandasnya.

Delapan emas sebelumnya disumbang Puspa Arum Sari, Yola Primadona Jampil/Hendy, Nugraha, Sani Asep Yuldan, dan Mubarok Anggi Faisal (beregu putra), Aji Bangkit Pamungkas, Komang Harik Adi Putra, Iqbal Chandra Pratama, Sarah Tria Monita, dan Abdul Malik. "Memang target  khusus dari Ketua Umum (PB IPSI) Pak Prabowo Subianto adalah delapan emas. Tapi kami masih memiliki peluang nambah enam emas lagi" ujarnya. (bam)


TOPIK BERITA TERKAIT: #asian-games-2018 

Berita Terkait

IKLAN