Minggu, 23 September 2018 01:54 WIB
pmk

Indobisnis

BFI Finance Serahkan Mobil untuk Konsumen Setia di Solo

Redaktur:

Foto: istimewa

INDOPOS.CO.ID - PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance) menyerahkan satu unit mobil New Honda CRV 7-Seater kepada Prayitno Widodo sebagai pemenang hadiah utama hasil pengundian Program UBER Milyaran 2018 Periode I Nasional di Mataram, Juli lalu. Acara penyerahan ini dilaksanakan di The Park Mall Solo, Sukoharjo, Jateng, oleh Regional Manager BFI Finance Wilayah Jawa Tengah, Rachmadi, sebagai perwakilan Manajemen BFI Finance (25/8/2018).

“Kami mengucapkan selamat kepada Bapak Prayitno yang beruntung membawa pulang hadiah utama UBER Milyaran 2018 Periode I Nasional. Sebuah kebanggaan bagi kami dapat memberikan apresiasi dan manfaat yang baik kepada salah satu konsumen setia di Solo,” ujar Rachmadi.

Rachmadi juga menuturkan terima kasihnya kepada semua masyarakat yang sangat antusias mengikuti program UBER Milyaran 2018. “Bagi yang belum beruntung pada periode satu nasional kemarin, jangan khawatir. Konsumen masih berkesempatan memenangkan hadiah di pengundian regional pada Oktober mendatang atau bahkan pengundian nasional yang akan digelar pada Januari 2019,” tambah Rachmadi bersemangat.

Prayitno Widodo tercatat sebagai konsumen BFI Finance dari Cabang Solo 2 dan sehari-harinya adalah seorang anggota kepolisian yang bertugas di Unit Resmob Kepolisian Sektor Karanganyar. Ayah dari dua anak ini telah menjadi konsumen BFI Finance sejak 2015 dan tidak hanya sekali mengambil produk pembiayaan di BFI Finance.

Dengan rekam jejak konsumen yang bagus dan tidak ada pembayaran yang lewat jatuh tempo, Prayitno, yang 2018 ini mengambil produk pembiayaan kendaraan bermotor roda empat sejak Februari lalu, sangat beruntung karena berhasil membawa pulang hadiah yang pajaknya ditanggung oleh BFI Finance selaku penyelenggara program hadiah.

Hadiah mobil yang diraih oleh Prayitno akan dimanfaatkan untuk keperluan transportasi sehari-hari keluarga. Ia bersama keluarganya juga menekuni usaha trading tetes tebu dan jasa cucian mobil di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Usaha trading tetes tebunya sudah ditekuni sejak 2010 dan menjadi pemasok beberapa perusahaan ternama. Meski Prayitno menjalankan usaha-usahanya tersebut, namun ia tidak pernah melupakan tugas utamanya sebagai aparat penegak hukum yang melindungi, melayani, dan mengayomi masyarakat.

Program UBER Milyaran 2018 berlangsung mulai 1 Januari - 31 Desember 2018 dengan konsep yang berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun ini, sistem pengundian dibagi dalam dua periode, yaitu dua kali periode regional dan dua kali periode nasional. Untuk hadiah periode nasional, BFI Finance telah menyiapkan sepeda motor Yamaha NMAX, logam mulia, serta hadiah utama mobil Mitsubishi Xpander dan New Honda CRV 7-seater.

Penambahan periode pengundian ini juga memperbesar peluang menang bagi konsumen karena bagi mereka yang belum beruntung di pengundian regional masih berkesempatan memenangkan hadiah melalui pengundian nasional.

"Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, program ini kembali mendapat sambutan luar biasa dari pasar. Dampak program ini terhadap peningkatan loyalitas konsumen yang sekaligus menarik minat konsumen baru cukup terasa. Hal ini tercermin dari peningkatan kinerja perusahaan dalam beberapa tahun terakhir," papar Rachmadi.

Di tahun 2018 ini, BFI Finance terus tumbuh dan berkembang dengan mencatatkan kinerja apik hingga pertengahan tahun. Di wilayah Solo sendiri, BFI Finance telah membukukan sebanyak 3.144 kontrak (booking) baru senilai Rp 85,3 miliar sampai pada semester I-2018. Hal ini menunjukkan wilayah Solo tumbuh 24 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Untuk pencapaian per Juni 2018, BFI Finance di wilayah Solo berhasil achieve 100,1persen dengan target booking sebesar Rp 85,2 miliar.

Secara nasional, BFI Finance telah menyalurkan pembiayaan baru Rp 8,56 triliun atau lebih tinggi 26,4 persen dibandingkan dengan periode sama di tahun sebelumnya. Dari nilai pembiayaan baru secara nasional tersebut, pembiayaan mobil bekas mencakup sebesar 67,8 persen atau dua pertiga dari seluruh pembiayaan yang telah disalurkan, diikuti oleh pembiayaan sepeda motor sebesar 15,3 persen kemudian alat berat dan mesin 14,5 persen, serta sisanya berasal dari pembiayaan mobil baru dan properti.

Hingga 30 Juni, pertumbuhan piutang bersih 27,3 persen yoy (year on year) menjadi Rp 17,2 triliun. Total aset BFI Finance juga meningkat 29,4 persen menjadi Rp 19 triliun dibandingkan aset perseroan di periode sama tahun 2017 senilai Rp 14,7 triliun. Laba bersih Perusahaan tumbuh 33,7 persen mencapai Rp 702,8 miliar dibanding periode yang sama di 2017. BFI Finance memiliki jaringan operasional berjumlah 372 outlet yang tersebar dari Sumatera Utara hingga Papua. (adl)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bfi-finance 

Berita Terkait

IKLAN