Jumat, 16 November 2018 05:03 WIB
pmk

Politik

Jadi Jubir Jokowi-Ma'ruf, Demokrat Sebut Dedi Mizwar Tak Beretika

Redaktur:

Dedi Mizwar

INDOPOS.CO.ID -  Setelah sebelumnya ada Tuan Guru Bajang (TGB)  yang mendukung pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf,  kali ini  kader Partai Demokrat lainnya yang turut mendukung petahana adalah Dedi Mizwar.

Sikap beda pilihan  ini pun dikecam oleh elit Demokrat lainnya. Kadiv Advokasi dan Hukum Demokrat Ferdinand Hutahaean dengan tegas menyatakan mantan calon gubernur Jawa Barat itu tak memiliki etika.

"Saya tidak terbiasa menggunakan istilah kutu loncat tetapi yang pasti bagi saya yang dilakukan Demiz (Dedi Mizwar) ini politik yang kurang beretika sebetulnya," ucap Ferdinan dalam keterangannya kepada INDOPOS di Jakarta Rabu (29/8).

Ia menegaskan,  seharusnya keputusan Partai Demokrat yang mendukung pasangan Prabowo Subianto -Sandiaga Uno diikuti oleh seluruh kader tanpa terkecuali. Sehingga dia menegaskan keputusan mantan aktor itu itu tidak menghormati suara partai.

"Beliau kan masih terdaftar sebagai kader Partai Demokrat, pengurus Partai Demokrat tetapi mengambil sikap berbeda dengan partainya, yaa itu tidak menghormati partai dia bernaung, partai yang telah memberikan ruang besar untuk dia mengikuti konstentasi politik di negeri ini," ujarnya.

Atas dasar itu,  jika tetap kukuh menjadi Jubir Jokowi-Ma'ruf,  lanjut Ferdinand,  maka Demiz harus mengikuti aturan main yang berlaku di Partai Demokrat.

"Jadi kalau Pak Demiz mau mendukung Pak Jokowi tidak masalah tapi dia harus menghormati Partai Demokrat supaya tidak terkesan arogan sebaiknya mengundurkan diri dari Partai Demokrat baru mendukung Pak Jokowi," pungkasnya. (dil)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pilpres-2019 #jokowi #pemilu-2019 #dedi-mizwar 

Berita Terkait

IKLAN