Rabu, 19 September 2018 04:35 WIB
pmk

Nasional

Fadli Dorong Bentuk Pansus Dugaan Persekusi Neno Warisman

Redaktur:

Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon

INDOPOS.CO.ID - Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon mendorong terbentuknya Pansus Hak Angket atas dugaan persekusi terhadap Neno Warisman. Tujuannya untuk membuktikan sejauh mana keterlibatan BIN, Polri atau penguasa saat ini atas kasus tersebut.

 "Ya kita coba, tadi sebetulnya ada juga gagasan untuk menbentuk Pansus ya. Walaupun kita lihat konpososi dan konfigurasi di DPR ini kita belum menjadi mayoritas. Tetapi bisa saja ini kita bisa lakukan hak inisiatif untuk diinvestigasi kita akan pelajari," ujar Fadli Zon, Wakil Ketua DPR RI kepada wartawan, kemarin.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu menyatakan, niatan tersebut didasari atas aduan dan bukti-bukti berupa surat-surat dari Nenowarisman selaku korban dugaan persekusi aparat.

"Inilah ada bukti surat-suratnya dari Bu Neno dan kawan-kawan (aktivis #2019 GantiPresiden, red). Kalau nanti ada rekan-rekan dan resonansi cukup kuat kenapa tidak kita usulkan untuk menggulingkan hak interplasi atau hak angket terhadap kasus ini," tutur Fadli.

Dia menyatakan, karena kasus ini baru pertama kali terjadi. "Nanti kita akan pelajari, kita buat, kita sosialisasikan, kalau mendpaat persetujuan ya kalau pun kita divoting kalah ya gapapa. Bisa kita lihat siapa partai yang mendukung demokrasi dan mana yang pura-pura berdemokrasi," paparnya.

Fadli juga menjelaskan, untuk mengusulkan pansus hak angkwt tidak perlu mayoritas, cukup 25 orang dari dua fraksi yang ada di DPR. "Tapi untuk menjadi suatu lembaga, badan ya kita harus melalui paripurna," ungkapnya.

Dia menambahkan, metode klarifikasi soal kasus dugaan persekusi ini sementara bisa di komisi, keculai nanti di masing-masing komisi memerlukan rapat gabungan. "Tapi di komisi kan juga mereka punya satu RDP, raker dan sebagainya, saya kira bisa dipertanyakan bisa diagendakan di sana," ucap Fadli.

Fadli mengaku, bukti surat-surat yang disampaikan kepadanya dari Nenowarisman akan diteruskan kepada pihak-pihak terkait, seperti pemerintah, presiden dan juga yang lain-lain termasuk bisa diperdalam di komisi masing-masing," tuntasnya. (aen)


TOPIK BERITA TERKAIT: #fadli-zon #neno-warisman #persekusi 

Berita Terkait

IKLAN