Minggu, 23 September 2018 05:32 WIB
pmk

Indobisnis

Batubara Dorong Pertumbuhan Industri Tambang

Redaktur:

Ketua II Perhimpunan Agen Tunggal Alat Berat Indonesia Bima Dwikora, Executive Director Asosiaai Pertambangan Batubara Indonesia Hendra Sinadia, GM Reed Panorama Exhibition Steven Chwee, Executive Director Indonesia Mining Association Joko Widjajatno dan Executive Director Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia Bambang Tjahjono. Permintaan Batubara meningkat dukung pertumbuhan industri tambang. Foto: Deri A

INDOPOS.CO.ID - Meningkatnya sektor pertambangan tidak terlepas dari tingginya permintaan akan batubara  sebagai sumber energi premier pembangkit tenaga listrik. Maraknya pembangunan dan perubahan pola hidup dimasyarakat mendorong naiknya angka konsumsi listrik di dalam negeri.

"Membaiknya harga komoditas batubara di tahun 2018 merupakan peluang besar bagi seluruh masyarakat Indonesia. Selain dapat meningkatkan pendapatan negara dari sektor pertambangan batubara, kenaikan harga ini juga membawa berkah bagi pelaku usaha tambang dan industri pendukung serta menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar," ujar Executive Director Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI-ICMA) Hendra Sinadia, di Jakarta, Rabu (29/8/2018).

Menurutnya momentum ini perlu dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh pelaku usaha. Yakni melalui upaya peningkatan produktivitas dan penggunaan teknologi. Karena itu pihaknya mendukung digelarnya acara Mining and Engenering Indonesia, pada pada tanggal 12 – 14 September 2018 di JIEXPO, Kemayoran Jakarta.

Mengusung tema “The Mining Innovation Hub”, acara itu  menghadirkan ratusan pelaku usaha pertambangan dari 8 Negara. Yakni  Indonesia, China, Taiwan, Australia, Swiss, South Africa, Cekoslovakia dan Canada.

Acara ini akan menampilkan beragam inovasi, teknologi dan jasa pertambangan sehingga mampu menjadi satu wadah pertemuan guna  menciptakan peluang bisnis bagi penyedia jasa lokal maupun internasional, mendemonstrasikan produk, teknologi, layanan terbaru serta membangun jaringan dengan profesional industri tambang dari Indonesia dan kawasan sekitarnya. Acara itu didukung juga oleh Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO), Asosiasi Pertambangan Batubara  Indonesia (APBI), Perhimpunan Agen Tunggal Alat Berat Indonesia (PAABI), dan Indonesia Mining Association (IMA).

Sementara itu  Ketua II Perhimpunan Agen Tunggal Alat Berat Indonesia (PAABI) Bima Dwikora menambahkan bahwa membaiknya harga komoditas batubara diharapkan mampu mendorong pertumbuhan bisnis alat berat. 
"Penyelenggaraan acara tersebut sangat membantu kami untuk bertukar informasi dan pengetahuan antar pelaku usaha," pungkasnya.

Senada dengannya,  General Manager Reed Panorama Exhibitions (RPE)  Steven Chwee mengatakan,  sejalan dengan komitmen kami kepada industri, penyelenggaraan M&E Indonesia 2018 ini diharapkan mampu memberikan  peranan penting dalam menciptakan peluang yang berpotensi untuk pemain tambang.
"Terutama di Indonesia,  ASEAN dan Kawasan Asia Pasifik," pungkasnya. (dai)




TOPIK BERITA TERKAIT: #industri-tambang #batubara #paabi #apbi-icma 

Berita Terkait

IKLAN