Sabtu, 22 September 2018 02:50 WIB
pmk

Nasional

Pollycarpus Bebas, KontraS Desak Pemerintah Buka Dokumen Tim Pencari Fakta Kasus Munir

Redaktur:

Jumpa pers aliansi lembaga mendesak Pemerintahan Jokowi - JK membuka TPFKMM. Foto : Jaa Rizka Pradana / INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mendesak Pemerintahan Jokowi - Jusuf kalla untuk segera menuntaskan kasus pembunuhan berencana terhadap aktivis HAM, Munir Said Thalib. Selama 14 tahun, kasus tersebut menguap. Hanya beberapa nama saja yang berhasil diungkap, termasuk Pollycarpus yang bebas hari ini. Padahal dia hanya aktor lapangan.

Kepala Divisi Advokasi KontraS, Puri Kencana Putri meminta negara segera menyampaikan hasil penyelidikan Tim Pencari Fakta Kasus Meninggalnya Munir (TPFKMM) kepada publik. 

Hal ini merupakan satu-satunya cara untuk membuka tabir gelap pembunuhan berencana yang dilakukan terhadap Munir didalam pesawat yang bertolak ke Amsterdam, Belanda, 7 September 2004.

"Kami menilai, dengan bebasnya Pollycarpus selaku aktor lapangan dalam kasus pembunuhan Alm.Munir, bukan berarti negara telah selesai dalam proses pengungkapan kasus pembunuhan beliau," ungkap Putri di Kantor KontraS, Senen Jakarta Pusat, Rabu (29/8/2018).

Pihaknya sebut, negara masih memiliki kewajiban untuk menyelesaikan secara tuntas kasus kematian pejuang HAM itu, hingga kepada aktor-aktor utama dibalik pembunuhan tersebut.

Dengan dibukanya dokumen TPFKMM, lanjut Putri, Presiden Jokowi nantinya bisa memerintahkan jajarannya untuk melanjutkan proses hukum terhadap kasus itu.

Desakan ini juga didukung oleh beberapa lembaga dan NGO, antara lain Imparsial, YLBHI, LBH Jakarta, Amnesty Internasional Indonesia, Setara Institut, Ajar serta istri Munir, Suciwati. (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pollycarpus-bebas #kontras #kasus-munir 

Berita Terkait

IKLAN