Minggu, 23 September 2018 12:07 WIB
pmk

Nasional

Peringati Hari Konservasi Alam Nasional, Menteri LHK Cemaskan Kerusakan Ekosistem

Redaktur:

Menteri LHK Siti Nurbaya berpidato di acara puncak HKAN di KWA Batu Putih, Tangkoko, Bitung, Sulsel, Kamis (10/8/2018). Foto riznal faisal/indopos

INDOPOS.CO.ID - Kampanye konservasi alam terus menerus digaungkan. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menyebutkan, agenda ini harus menjadi sikap hidup dan budaya bangsa.

"Kehidupan manusia tergantung pada alam, pada sumber daya yang dihasilkan oleh ekosistem alam. Bila semua itu rusak atau musnah, kehidupan kita juga," ujar Siti Nurbaya pada peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2018 di Kawasan Wisata Alam (KWA) Batu Putih , Tangkoko, Bitung, Sulawesi Utara, Kamis (10/8/2018).

Peringatan HKAN tahun 2018 merupakan kali ke- 10 yang diselenggarakan KLHK.  Setiap tahunnya selalu dimunculkan tema yang menyiratkan nilai dan makna konservasi alam itu sendiri sekaligus semangat dan ajakan untuk menerapkannya. 

HKAN tahun ini bertema  “Harmonisasi Alam dan Budaya” yang menyiratkan semangat ajakan untuk hidup selaras dengan alam sebagaimana telah dicontohkan oleh nenek moyang leluhur bangsa ini. Ini tercermin dari budaya yang kental dengan nilai-nilai penghargaan terhadap alam.

“Itulah kaidah konservasi alam, memanfaatkan sumber daya alam untuk kehidupan namun tetap menjaganya agar terhindar dari kerusakan dan kepunahan,"  ujar politisi Nasdem itu.  

Agenda HKAN 2018 juga diisi dengan Jambore Konservasi Alam dan Pameran Produk, pelepasliaran satwa, pemberian apresiasi konservasi alam dan kalpataru.

“Peringatan HKAN adalah momentum untuk melihat kembali upaya dan hasil konservasi alam yang telah dilakukan dan apa yang harus ditingkatkan ke depan," ujarnya. (riz)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kementerian-lhk 

Berita Terkait

IKLAN