Minggu, 18 November 2018 12:38 WIB
pmk

Jakarta Raya

Perluasan Ganjil-Genap, Pengamat: Berhasil Turunkan Emisi Udara

Redaktur:

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Pengamat Transportasi Darmaningtyas mengatakan, perluasan ganjil genap berhasil mengurai kemacetan di Jakarta saat pelaksanaan Asian Games 2018. Keberhasilan kebijakan tersebut, menurutnya berhasil menurunkan volume kendaraan, meningkatkan kecepatan kendaraan bertambah dan ada menurunkan emisi udara di Jakarta hingga 20 persen.

Selain itu, ada peningkatan kecepatan di jalan arteri 44 persen, penurunan kecepatan di jalan alternatif hanya 2,17 persen. Sementara penambahan kendaraan di jalan arteri 6,37 persen dan penurunan kendaraan hingga 20,37 persen. Jadi, menurut Darma ada manfaat positif yang lebih tinggi dengan kebijakan perluasan ganjil genap.    

“Catatan saya apabila perluasan ganjil genap akan diteruskan usai Asian Games, jam harus dikembalikan semula. Yakni berlaku mulai pukul 06.00 WIB-10.00 WIB dan pukul 16.00 WIB-20.00 WIB atau 21.00 WIB,” terang Darmaningtyas kepada INDOPOS melalui gawai di Jakarta, Kamis (30/8/2018).

Ia menilai wajar setiap kebijakan yang berlaku menuai pro dan kontra di masyarakat. Yang terpenting, menurut Darma kebijakan tersebut memberikan manfaat lebih bagi masyarakat. Untuk mendukung kebijakan perluasan ganjil genap Pemprov DKI harus menganti kopaja dan metromini yang sudah tidak layak.

“Kalau untuk bus Transjakarta sudah cukup, tinggal ganti kopaja dan metromini yang ber-AC,” katanya. (nas)


TOPIK BERITA TERKAIT: #berhasil-turunkan-emisi-udara #perluasan-ganjil-genap 

Berita Terkait

IKLAN