Kamis, 20 September 2018 01:57 WIB
pmk

Politik

Besok, Bawaslu Umumkan Status Laporan Dugaan Mahar Politik Sandi

Redaktur: Ali Rahman

Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar. Foto: Jaa Rizka Pradana/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan mengumumkan status laporan dugaan adanya mahar politik senilai Rp 1 Triliun yang dilakukan bakal cawapres Sandiaga Salahudin Uno pada Jumat (31/8/2018). Status tersebut bisa melanjutkan laporan maupun menolaknya.

Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar menuturkan, hingga kini pihaknya belum menggelar rapat pleno mengenai kelanjutan laporan yang dibuat oleh Federasi Indonesia Bersatu (Fiber). Kemungkinan para komisioner Bawaslu akan rapat pleno pada malam ini atau besok.

"Kajian sudah kami baca tapi kami harus mendiskusikan dalam rapat (pleno). Mungkin nanti malam atau besok pagi bisa kami sampaikan status laporannya, apakah ini dilanjutkan atau tidak dilanjutkan," ucap Fritz di Kompleks Parlemen RI Senayan Jakarta, Kamis (30/8/2018).

Adapun isi kajian yang telah dilakukan Bawaslu, kata Fritz, menyangkut bukti-bukti yang disampaikan oleh Fiber, serta  para saksi yang telah diperiksa.

"Tiga saksi yang sudah dipanggi, satu berinisial SG dan kedua A, ketiga A. Itu adalah saksi yang diajukan oleh si pelapor itu bukan bagian dari partai politik dia saksi pendukung terhadap laporan dari di pelapor itu sendiri," paparnya.

Sedangkan Politikus Partai Demokrat, Andi Arief yang merupakan saksi kunci karena diduga mengetahui proses mahar itu dilakukan telah mangkir sebanyak empat kali dari panggilan Bawaslu. 

Fritzs menegaskan, pihaknya tak bisa memanggil secara paksa politikus yang membuka dugaan mahar tersebut dalam akun twitternya. "Hanya sampai disitulah (panggilan) kewenangan yang dimiliki oleh Bawaslu," tukasnya.

Kasus yang dilaporkan Fiber pada 16 Agustus 2018 bermula dari cuitan Andi Arief di akun twitternya tanggal 8 Agustus 2018 malam ketika negosiasi antar-parpol koalisinya mengalami deadlock. Publik tiba-tiba dikejutkan dengan cuitannya yang menyebut jenderal kardus dan adanya mahar politik Rp 500 miliar. (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bawaslu-ri #mahar-politik-sandiaga #fritz-edward-siregar 

Berita Terkait

IKLAN