Senin, 19 November 2018 04:52 WIB
pmk

Nasional

Sumbang 13 Atlet Asian Games 2018 Perbanas Bangkit

Redaktur: Ali Rahman

Rektor Perbanas Prof. Dr. Hermanto Siregar (berdiri kesembilan dari kiri) dan Wakil Rektor 2 Bidang Umum dan Kemahasiswaan Arus Akbar Silondae, (berdiri ketujuh dari kiri). Foto: Nelly Marinda/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Perbanas Institute sebagai kampus yang terkenal dengan pembinaan mahasiswa atletnya kembali bergeliat. Itu terlihat dari sumbangsi 13 atlet di pesta olahraga Asian Games 2018. Kiprah Perbanas sempat redup di enam tahun terakhir yang tak terlihat di kancah nasional dan internasional. 

“Kami terus mencoba memperbaiki kualitas sumber daya manusia, baik dari segi prestasi atlet, dan juga sisi akademik. Sudah saatnya Perbanas kembali bangkit,” ujar Wakil Rektor Bidang Umum dan Kemahasiswaan, Perbanas Arus Akbar Silondae, dalam Orientasi Pendidikan (Ordik) Perbanas, Kamis (30/8/2018). 

Ordik Perbanas Institut berlangsung 29-30 Agustus dan menghadirkan sedikitkan 1,100 mahasiswa yang sudah diseleksi masuk sebagai peserta didik di Perbanas. Jumlah peserta didik tahun ini sama dengan tahun sebelumnya yakni 1,500 an. Perbanas memiliki beberapa kriteria penentu agar calon siswa lolos sebagai peserta didik. Pertama nilai raport, tes bahasa ingris, matematika, dan ekonomi umum. Jika satu dari persyaratan tidak lulus maka siswa akan gugur. 

“Seleksi ketat ini kami lakukan bentuk peningkatan kualitas Perbanas. Penerimaan siswa juga harus  relevan dengan tenaga dosen yang tersedia,” tambah Arus Akbar. 

Selain dari segi kualitas siswa, peningkatan kapasitas  dosen juga terus ditingkatkan. Selambat - lambatnya dalam dua tahun sekali dosen harus diupgrade pengetahuannya. Baik mengikuti kursus singkat dalam dan luar negeri atau mengikuti seminar seminar skala internasional. 

“Seperti tahun ini kami mengikuti pekan ilmiah mahasiswa di Airlangga Surabaya. Yang jelas untuk menambah ilmu dosen itu berbagai cara harus dilakukan termasuk mengikuti kursus-kursus,” katanya. 

Sementara untuk para atlet yang mendukung Indonesia dalam berbagai even internasional Perbanas memiliki dua skema pengajaran. Ketika si alter tersebut sedang mengikuti training center (TC) maka tidak wajib datang kuliah, lewat sistem pendidikan jarak jauh. Mereka bisa mendapatkan materi secara online atau melalui video. 

“Seperti Chelsie Monika (pecatur Indonesia) atau Fauma Depril Jumra (Atletik Asian Games) mereka bisa tetap kuliah jarak jauh,” terang Arus Akbar. 

Dukungan Perbanas dan mencetak atlet selama ini dan memperkuat skuad Indonesia di Asian Game kali ini, Arus Akbar berharap pemerintah peduli akan infrastruktur yang dibutuhkan atlet tersebut. “Selama ini peran Perbanas dalam mencetak atlet kan sudah kita ketahui bersama ya, harapan kami ke pemerintah untuk membangun fasilitas yang dibutuhkan atlet di Perbanas ini,” pungkasnya. (nel)

13 Atlet Mahasiswa Perbanas Asian Games 2018:

Fauma Depril Jumra (Atletik)
Rafika Putra (Atletik)
Teuku Tegar Abadi (Atletik)
Ni Putu Eka Liana (Basket)
Muhammad Diya Ulhaq (Basket )
Alya Nadir (Polo Air)
Nyoman Ayu Savitri (Polo Air)
Siman Sundartawa (Renang)
Muhammad Putra Randa (Renang )
Raymond Sumitra (Renang)
Kania Ratih (Renang)
Romario Satiamu (karate)
Nawar Kautsar (karate) 

Atlet nasional lainnya:

Novendra Priasmoro (Catur)
Chelsie Monica (Catur)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #perbanas-institute #asian-games-2018 #wakil-rektor-bidang-umum-dan-kemahasiswaan #arus-akbar-silondae #orientasi-pendidikan-perbanas 

Berita Terkait

IKLAN