Sabtu, 17 November 2018 10:19 WIB
pmk

Politik

PA 212: yang Diatas Berpelukan, Kok Dibawah Adu Otot!

Redaktur: Ali Rahman

Presiden Joko Widodo berpelukan dengan Ketua Umum IPSI Prabowo Subianto di venue pencak silat pada Asian Games 2018 di TMII, Jakarta, Rabu (29/8/2018).

INDOPOS.CO.ID - Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 KH Slamet Ma'rif  tegas menyebut peristiwa berpelukan Prabowo dan Jokowi saat pertandingan pencak silat Asian Games sebagai contoh baik yang harus diikuti oleh para pendukung capres-cawapres dari dua kubu. 

"Yang diatas berpelukan, kok yang dibawah adu otot. Jangan dong!" kata Slamet kepada INDOPOS di Jakarta, Kamis (30/8/2018)

Dirinya pun meminta kepada kedua kubu agar menjauhi pemberitaan bohong atau hoaks. 

"Dan jika mendapat informasi juga tidak diterima mentah-mentah tanpa ada klarifikasi. Atau perbanyak tabayyun jangan terpancing berita hoaks yang tidak jelas sumbernya," ucapnya. 

Dia menuturkan bahwa umat jangan mau dipecah belah oleh kelompok tertentu. "Dan pastinya Pasangan capres dan cawapres beserta tim nya juga harus bermain sportif ikutin aturan main yang ada. Jangan ada lagi persekusi, hormati kebebasan berpendapat selagi tidak melanggar UU dan konstitusi yang ada,"  tandasnya. 

Lebih lanjut, dirinya juga meminta agar aparat keamanan dapat netral dan menjunjung tinggi hukum. "Pemerintah termasuk TNI Dan Polri harus Netral jadilah wasit yang baik jangan ikut main di lapangan," pungkasnya. (dil)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pelukan-jokowi-prabowo #momen-mesra-jokowi-prabowo #persaudaraan-alumni-212 #kh-slamet-marif 

Berita Terkait

IKLAN