Jumat, 21 September 2018 09:33 WIB
pmk

Nasional

Korupsi PLTU Riau-1, KPK: Eni Terima Uang Selalu Lapor Idrus

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID - Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) menjelaskan bahwa tersangka Eni Maulani Saragih, setiap menerima uang dari Johannes B Kotjo, melaporkan ke eks Menteri Sosial, Idrus Marham.

"Ada komunikasi antara EMS (Eni Maulani Saragih) dengan IM (Idrus Marham), didukung juga keterangan-keterangan dari JBK (Johannes B Kotjo), ya itu. Intinya, EMS itu ketika menerima uang dia selalu lapor ke IM, disampaikan dan juga IM mengetahui EMS nerima uang," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, Jakarta, Jumat (31/8/2018).

Dalam kasus ini KPK, menetapkan tigas orangg tersangka, yaitu Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Eni Maulani Saragih, Mantan Menteri Sosial, Idrus Marham, dan pemegang saham Johannes B Kotjo.

Eni ditetapkan KPK sebagai tersangka yang diduga menerima suap Rp 4,8 miliar dari Johannes B Kotjo selaku pemegang saham Blackgold Natural Resources Ltd. Perusahaan itu merupakan salah satu perusahaan di konsorsium proyek PLTU Riau-1.

Dalam perkembangannya penyidikan, KPK menetapkan eks Menteri Sosial Idrus Marham sebagai tersangka. Dia diduga menerima janji yang sama dengan Eni, yakni USD 1,5 juta dari Kotjo, bila proyek PLTU Riau-1 jadi dikerjakan perusahaan oleh Johannes B Kotjo. (cr-1)


TOPIK BERITA TERKAIT: #korupsi-pltu-riau #kpk #korupsi 

Berita Terkait

IKLAN