Rabu, 21 November 2018 05:34 WIB
pmk

Internasional

AS dan Korsel Jadwalkan Lagi Latihan Perang, Korut Berang

Redaktur:

TEGANG - Menlu AS Mike Pompeo (kiri) ketika bertemu Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un tiga bulan lalu. Foto: istimewa

INDOPOS.CO.ID – Sepekan terakhir, hubungan Amerika Serikat (AS) dan Korea Utara (Korut) tegang lagi. Setelah membuat Pyongyang berang karena tiba-tiba membatalkan kunjungan Menlu Mike Pompeo, Washington bikin Korut makin geram kemarin. AS menjadwalkan kembali latihan militer gabungan dengan Korea Selatan (Korsel).

Menteri Pertahanan James Matis menegaskan bahwa latihan perang AS-Korsel kembali normal tahun depan. ”Kami tidak punya rencana untuk menunda simulasi lagi di masa depan,” ungkapnya sebagaimana dikutip The Guardian. Dia menambahkan bahwa pembatalan latihan militer gabungan tahun ini lebih dari cukup.

Washington membekukan seluruh jadwal latihan militer gabungan AS-Korsel setelah Pyongyang menunjukkan iktikad baik soal nuklir. Pemerintahan Donald Trump menganggap Korut sportif dengan mewujudkan denuklirisasi. Tapi, belakangan aktivitas pembongkaran fasilitas nuklir Korut berhenti. AS pun berubah sikap.

”Trump baru saja mengakui kalau pembicaraan (AS-Korut) tersendat. Jika gagal, semuanya akan kembali ke nol,” ujar Vipin Narang, pakar keamanan di Massachusetts Institute of Technology, kepada Channel News Asia.

Dalam konferensi pers, Mattis menegaskan bahwa kerja sama militer AS dan Korsel akan kembali normal. Simulasi perang rutin dua negara pun akan kembali dijadwalkan. Satu tahun dua negara sekutu itu menghelat minimal dua latihan perang gabungan.

CNN melaporkan bahwa keputusan AS untuk menormalkan aktivitas militernya dengan Korsel terpicu surat Kim Yong-chol. Wakil penasihat pemerintah Korut yang juga orang dekat Kim Jong-un itu melayangkan protes kepada Trump secara tertulis. Dia menganggap AS tak serius berdamai dengan Korut. Sebab, ancaman sanksi masih tetap nyata.

Di ujung suratnya, konon, Yong-chol mengancam Trump. Jika negosiasi damai gagal, Korut akan kembali melanjutkan program nuklirnya untuk membuat senjata. (bil/c6/hep/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #amerika-serikat #korea-utara #korsel 

Berita Terkait

Korut Uji Coba Senjata Rahasia

Internasional

Uji Coba Senjata Baru

Internasional

Pemilih Pemula Tak Mau Golput

Internasional

Kim Jong Un Punya Lukisan Wajah Pertama

Internasional

AS Yakin Dalam 180 Hari Iran Hancur

Internasional

Pesawat Siluman AS Mendarat Darurat

Internasional

IKLAN