Jumat, 16 November 2018 08:57 WIB
pmk

makanmakan

Yuk Coba Bakso Sumsum Yang Mengoda di Festival Kuliner Bekasi

Redaktur:

Foto-foto. IWAN TRI WAHYUDI/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Siapa sih yang tak kenal dengan jajanan pasar yang bernama bakso? Hampir semua orang, tua muda menyukai makanan yang satu ini. Bakso merupakan makanan yang diolah dari daging giling dan dicampur tepung tapioka beserta bumbu lainnya. Makanan yang paling banyak penggemar ini dapat memuaskan selera anda. Apalagi kalau dimakan saat kuahnya masih hanget. Dijamin mantap! Tapi apa jadinya jika sajian bakso ditambah dengan tulang sumsum.

Kali ini TIM INDOPOS akan mencicipi kuliner bakso yang tentu menggiurkan, yaitu bakso sumsum. Letaknya yang berada di sudut salah satu tenan di Festival Kuliner Bekasi (FKB) di Summarecon Bekasi, Membuatnya mudah terlihat. Tulang dengkul atau kaki sapi sebesar dua kepalan tangan berjajar di stan. Tak heran jika semua mata tertuju padanya.

Kami pun tak mau ketinggalan untuk mencoba. Ada dua pilihan untuk tulangnya, ukuran kecil itu XL dan yang besar XXL. Karena yang kecil sudah kehabisan, kami pun memesan yang berukuran besar. Seporsi berisi beberapa buah bakso, bakwan goreng, dan bihun atau mi. Tentu tak ketinggalan satu buah tulang sapi.

Butuh waktu sekitar lima menit untuk memanaskan tulang berukuran besar ini, sebelum akhirnya tersaji di atas meja. Kuahnya gurih dengan aroma merica yang cukup tajam. Daging sapi dalam baksonya pun terasa. Namun yang paling ditunggu adalah sumsum dalam tulang yang menggoda.

Sebuah sedotan disediakan khusus untuk menyeruput sumsum dari dalam tulang. Pastikan kuah bakso disiramkan ke dalam tulang untuk memanaskan sumsum dan membuatnya lebih encer. Lalu, sedot! Srut!

Sumsum tulang langsung melaju ke dalam mulut. Lembut. Aromanya sangat khas. Jika Anda selalu meminta tetelan saat membeli bakso, kemungkinan besar Anda akan menyukainya. Ini surga para penyuka makanan berlemak.

Oty, selaku pegawai bakso sumsum ini mengatakan kepada kami, jika sumsum hanya ada ditemukan diacara kuliner. “Kita ada jual di Jakarta, tapi hanya bakso saja, kalau mau ada sumsum ya cuman di acara kuliner saja,” ucapnya.

Gabby Arianti selaku owner Bakso Sumsum ini menjual Bakso di daerah Kelapa Gading Jakara. Jadi bagi Anda yang ingin mencoba bakso Ibu Gabby, kalian bisa berkunjung kesana. Tapi tidak ada salahnya jika kalian mencoba bakso sumsum ini. Gurih, enak, sumsumnya sangat lembut. Ditambah daging bakso juga sangat empuk.

Rujak Cingur Surabaya

Makan rujak saat cuaca panas pasti segar banget rasanya. Bagi penyuka rujak dan bosan dengan rujak buah, bisa mencoba rujak cingur khas jawa barat. Disebut rujak cingur, karena rujak ini diberikan tambahan cingur atau kikil sapi.

"Rujak cingur terkenal makanan khas surabaya. Rujak cingur juga menggunakan bumbu-bumbu yang digililng langsung," ucap Rizal, salah seoranh pegawai di tenan Rujak Cingur kepada INDOPOS

Dan yang membuat rujak ini beda, tentu karena adanya cingur di dalamnya. Rujak cingur yang merupakan asli Surabaya bisa dinikmati dengan nasi atau lontong. Terasa gurih dan creamy dari kuah kacangnya. "Dalam satu porsi, terdapat sayuran, buah, kerupuk, lontong, dan cingur," tambahnya.

Rizal juga menambahkan bahwa rujak cingur juga tidak bisa lepas dari petis. Petis ini termaksud dalam bahan dasar bumbu lainnya, atau kunci utama dari makanan ini. Bahan dasar untum membuat petis ini sendiri adalah dari udang.

Rahasia untuk membuat rujak cingur yang enak itu ada pada pilihan petisnya. Karena petis ini harus berkualitas. Biasanya petis  didatangkan dari Surabaya.

"Untuk sayurannya, disini ada kangkung, timun, tauge. Dan buahnya ada nanas dan bengkoang," tambahnya.

Rujak Cingur ala Ci Memey ini ada dijual di Jakarta loh. Berlokasi di Arta Gading. Kalian bisa berkunjung kesana. Dan untuk sekarang rujak cingur hadir di Festival Kuliner Bekasi yang digelar di Summarecon Bekasi.

Burger Kekinian yang Hits

Mie instan satu ini memang dikenal karena rasanya yang khas. Setelah jagad kuliner diramaikan dengan kehadiran es kepal milo asal Malaysia, kini hadir yang baru lagi. Burger indomie. Berbagai olahan Indomie belakangan jadi perbincangan hangat netizen. Camilan kekinian ini, kini hadir di acara Festival Kuliner Bekasi.

Sejak ramai berseliweran di dunia maya, donat indomie ini memang berhasil mencuri perhatian. Agaknya tidak heran karena indomie dikenal sebagai produk yang tidak pernah bisa membuat bosan. TIM INDOPOS pun tak mau ketinggalan untuk mencoba burger kekinian ini.

Ketika disajikan, tampilannya hampir sama seperti burger pada umumnya. Dibagian atas terdapat mie yang sudah dimasak dan dicetak bulat, kemudian dibawahnya ada daging ayam, tapi mereka menggunakan nugger, lalu telur ceplok, kemudian dilapis indomie bulatnya lagi.

Salah seorang pegawai di tenan ini mengatakan, jika mereka tidak hanya menjual burger indomie. “Disini juga ada donat indomie, harganya pun beda-beda,” ucapnya.

Cara membuatnya pun tidak begitu sulit. Indomie dimasak seperti biasa. Lalu dipindahkan ke dalam mangkok yang ada telurnya, kocok-kocok, lalu panggang di teflon berbentuk bulat, hingga kecoklatan. Tata di piring dengan macam-macam isi. Lebih lengkap lagi jika disajikan bersama kentan dan keju leleh.

Tentu siapapun pasti ingin mencoba, apalagi untuk anak-anak. Sudah pasti ini menjadi cemilan yang paling mereka sukai. Untuk bisa mencicipi ini, kalian bisa berkunjung ke Festival Kuliner Bekasi, yang berada di area parkir Summarecon Bekasi.

Minuman Tradisional yang Sehat

Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang melimpah. Salah satunya ialah (es) cendol yang bisa ditemui di Festival Kuliner Bekasi. Dengan semangat mengangkat kuliner khas lokal. Elvira, pendiri dan pemilik Rainbow Cendol mengatakan, ide melakukan kombinasi menjadikan rasa es cendol makin lezat ternyata diterima masyarakat luas.

Ada macam-macam warna cendol didalam satu gelas yang disajikan. Pink, hijau, biru dan kuning. Tentu bahan pewarna yang mereka gunakan bukan sembarang. Elvira menggunakan pewarna alami dari tumbuh-tumbuhan dan buah. “Warna pink itu dari buah naga, kalau hijau dari daun suji. Lalu biru dari ekstrak butterfly pea flower, sedangkan kuning dari kunyit,” tuturnya.

Tentu tidak hanya itu saja, warna pink ini campuran dari buah naga dan sedikit campuran bayam merah. Lalu kuning dari kunyit, wortel, dan buah sunkis dengan warna orange mencolok. Sedangkan warna biru didapat dari ekstrak bunga asal negeri tetangaa yang mulai booming sekarang, yaitu butterfly pea flower. Kemudian yang hijau, tidak seperti pada cendol yang lain, hanya menggunakan daun suji, namun rainbow cendol mencampurkan beberapa bahan seperti daun pandan, sawi, dan sedikit ekstrak kiwi, tujuannya untuk mendapatkan warna hijau yang menarik.

Teksur dari rainboe cendol sendiri mengalami sedikit modifikasi dengan mengurangi kadang tepung beras yang diganti dengan beberapa bahan atau tepung yang dicampur sendiri oleh pemilik, menjadikan tekstur cendol yang lebih lembut dan halus.

Tentu pembuatan rainbow cendol ini bertujuan untuk menjangkau anak-anak muda yang tidak terlalu suka cendol tradisional berbahan tepung beras yang masih berbutir seperti pasir halus, maka rainbow cendol menjadi daya tarik dan keunggulan tersendiri dalam bidang produk kuliner sejenis.

Dan minuman ini, sangat cocok buat anak. Apalagi bagi yang tidak suka mengkonsumsi buah dan sayur. Ini minuman yang sehat dan tradisional. Kalian bisa mendapatkan minuman ini mulai dari harga Rp 25 ribu sampai Rp 28 ribu. Tentu dengan macam-macam topping di dalamnya. (cr3)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kuliner 

Berita Terkait

Icip-Icip Citarasa Asia

Jakarta Raya

Menu Tradisional di Hotel Berbintang

makanmakan

Mereguk Khasnya Citarasa Teh Specialty

Jakarta Raya

Berinovasi dengan Cokelat

makanmakan

IKLAN