Sabtu, 17 November 2018 08:56 WIB
pmk

Ekonomi

Kerjasama Salurkan Kredit UMKM Perbankan, Fintech Perlu Aturan yang Jelas

Redaktur: Ali Rahman

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Sejumlah perusahaan financial technology (Fintech) saat ini ada yang bekerjasama dengan perbankan menyalurkan pinjaman ke usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun begitu, belum ada aturan yang jelas mengenai channeling fintech dan perbankan.

Direktur Amartha Mikro Fintek Aria Widyanto mengatakan, beberapa fintech memang telah menjalin kerja sama dengan hampir 20 bank perkreditan rakyat di daerah-daerah untuk menyalurkan dana ke usaha ultra mikro. Terbaru, Amartha telah bekerja sama dengan Bank Mandiri untuk bisa menyalurkan plafon sekitar hampir Rp 100 miliar hingga kuartal I-2019.

Namun, dari pengalamannya bekerja sama dengan perbankan, Aria mengakui, upayanya kerap teradang regulasi yang belum spesifik tentang channeling perbankan ini.

"Dari DP3F (Direktorat Pengaturan Perizinan dan Pengawasan Financial Technology) yang memgawasi fintech itu sangat encourage kita bisa bekerja sama dengan bank. Tapi, mungkin dari para pengawas perbankannya itu belum terlalu well informed. Belum ada mekanisme yang formal dari OJK," tuturnya kepada wartawan, Jumat (31/8/2018).

Sebenarnya, aturan terbaru mengenai channeling perbankan yang diterbitkan OJK tertuang dalam POJK 12 Tahun 2018. Namun, memang dalam aturan tersebut belum disusun mengenai mekanisme yang pasti, untuk menjadikan fintech sebagai perpanjangan tangan dari perbankan.

Alhasil, pengawas perbankan kerap ragu untuk menjalin kerja sama channeling dengan fintech. "Tidak dilarang, tapi tidak ada juga landasan untuk dijadikan acuan untuk ke sana," pungkasnya.

Untuk diketahui, Bank sentral lewat PBI no 17/12/PBI/2015 mewajibkan perbankan untuk menyalurkan kredit ke UMKM sebesar minimal 20 persen dari total portfolio kreditnya di 2018. Aturan ini diterbitkan guna menopang pertumbuhan UMKM di nusantara.

Untuk diketahui, kewajiban minimal 20 persen penyaluran kredit UMKM tersebut paling lambat dipenuhi pada akhir tahun ini. (dai)


TOPIK BERITA TERKAIT: #amartha-mikro-fintek #aria-widyanto #kredit-umkm-perbankan 

Berita Terkait

IKLAN