Rabu, 26 September 2018 10:04 WIB
pmk

Nusantara

Mesin Mati, Truk Elpiji Disambar Kereta

Redaktur:

RINGSEK-Tabung elpiji berceceran di pinggir jalan setelah truk bernopol P 9091 UV dihajar KA Mutiara Timur di Banyuwangi, Juamt (31/8). BAGUS RIO/RADAR BANYUWANGI

INDOPOS.CO.ID - Lintasan kereta api (KA) tanpa palang pintu kembali makan korban di Bumi Blambangan. Kali ini truk bernopol P 9091 yang disopiri Krisna Prasetyo, hancur setelah ditabrak KA Mutiara Timur di lintasan tanpa palang pintu  Tegalmojo, Desa Gumirih, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, kemarin.

Dalam insiden tersebut, seorang kernet truk meninggal di lokasi kejadian. Korban tewas adalah Mustakim, 35, warga Kelurahan Singotrunan. Satu kernet lainnya, Aditya Aries Prayogi, 30, warga Dusun Pakis, Desa/Kecamatan Songgon, mengalami luka berat.

”Korban langsung dibawa ke Puskesmas Singojuruh. Lukanya cukup parah. Korban  luka berat kemudian dirujuk ke RS Al-Huda Genteng,” terang Kapolsek Singojuruh AKP Sumono. Kecelakaan yang terjadi pukul 15.15 itu berawal saat truk berusaha mendahului sepeda motor yang sedang berhenti.  Sopir truk ini tidak mengetahui kalau ada KA Mutiara akan melintas dari arah selatan.

Karena jarak sudah dekat, posisi truk yang sudah di atas rel itu langsung dihantam oleh Mutiara Timur. ”Saat sebagian badan truk berada di atas rel itu, mesinnya mendadak mati, jadi langsung ditabrak kereta,” ungkap Sumono. Truk yang disopiri Krisna Prasetyo itu terpental dan berputar arah. Seluruh muatan tabung elpiji tumpah. Bahkan, ada tabung yang meledak dan mengeluarkan api. ”Kernet yang duduk di sebelah kiri terjepit karena tidak bisa menyelamatkan diri. Kernet tersebut meninggal di lokasi kejadian. Sopir dan kernet satunya selamat,” jelas Sumono.

Kerasnya benturan mengakibatkan truk tersebut terseret dua meter pada bagian belakang. Akibat kecelakaan itu, KA Mutiara itu harus berhenti di perlintasan kereta api tersebut. ”Sepurnya juga mengalami kerusakan pada bagian depan,” jelasnya.

Sementara itu, Humas Daop 9 Jember, Luqman Arif mengatakan, kecelakaan tersebut mengakibatkan perjalanan KA Mutiara timur siang relasi Surabaya-Banyuwangi berhenti  di Km 64+100 antara Stasiun Temuguruh-Singojurih. ”Kecelakaan ini memang mengakibatkan perjalanan para penumpang terganggu,” kata Luqman. (rio/aif/c1/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kecelakaan 

Berita Terkait

Transjakarta Tabrak Jembatan Penyeberangan

Jakarta Raya

Busway Terguling di Gatsu

Jakarta Raya

35 Tewas gara-gara Penasaran

Internasional

IKLAN