Senin, 19 November 2018 04:08 WIB
pmk

Jakarta Raya

Perluasan Dilanjutkan hingga Asian Para Games, Ganjil Genap Tak Berlaku Sabtu Minggu

Redaktur:

SOSIALISASI - Petugas Dinas Perhubungan membagikan brosur saat uji coba perluasan Ganjil Genap di Jalan S Parman, Jakarta, beberapa waktu lalu. ISMAIL POHAN/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akhirnya sepakat meneruskan kebijakan perluasan ganjil genap hingga pelaksanaan Asian Para Games. Namu begitu, pemprov bakal membebaskan hari Sabtu dan Minggu dari kebijakan perluasan ganjil genap.

“Asian Para Games akan berlangsung 6 hingga 13 Oktober mendatang,” ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Jumat (31/8).

Anies menghimbau agar masyarakat Jakarta agar tidak kaget dengan kebijakan Pemprov DKI untuk meneruskan perluasan ganjil genap hingga Asian Para Games nanti.

“ Ini mempermudah pengelolaan lalu lintas dan menjaga kebiasaan yang sudah terbangun selama Asian Games, karena kalau kami lakukan jeda lalu kemudian harus menegakkan aturan lagi jadi susah,” terang Anies.

Anies mengatakan, kebijakan perluasan ganjil genap tidak diberlakukan di Jalan Metro Pondok Indah dan Jalan Benyamin Sueb. Namun, kebijakan hanya akan diberlakukan pada saat Asian Para Games. Pemberlakuan kebijakan perluasan ganjil genap di dua ruas jalan tersebut karena ada kegiatan para games.

“ Selama bulan September kebijakan perluasan ganjil genap tidak diberlakukan, tapi jelang Asian Para Games kami berlakukan,” ungkapnya.

Anies meminta warga tidak berspekulasi terkait perluasan ganjil genap yang dipermanenkan. Menurutnya, perluasan ganjil genap hanya kebijakan jangka pendek. Di banyak Negara, menurut Anies kebijakan ini memunculkan perilaku jual beli mobil yang berubah. Sehingga, ada efek pada perekonomian.

“ Kami ingin kebijakan ini berdampak pada ekonomi,” ucapnya.

Hal yang sama diungkapkan oleh Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah. Ia mengatakan, ada alternatif usulan mengenai penerapannya yang ditiadakan pada akhir pekan. Kebijakan ini hanya diberlakukan pada hari Senin hingga Jumat. Sementara pada akhir pekan ditiadakan.

“ (Ada usulan) pada hari Senin sampai Jumat dan tidak diberlakukan pada hari Sabtu, Minggu, dan libur nasional,” ujarnya.

Selain itu, ada alternatif juga terkait waktu penerapannya. Andri mengatakan, ada usulan diberlakukan pada pukul 06.00 WIB - 21.00 WIB, pukul 06.00-20.00 WIB, atau diberlakukan pada pukul 06.00 WIB - 10.00 WIB dan dilanjutkan pukul 16.00 WIB - 21.00 WIB.

Sementara itu, kebijakan ganjil genap juga tetap diberlakukan pada ruas jalan yang sama, kecuali di Jalan Metro Pondok Indah dan Jalan Benyamin Sueb. Adapun, sebelumnya kebijakan ganjil-genap diterapkan di sejumlah jalan arteri Jakarta selama Asian Games berlangsung pada selama penyelenggaraan Asian Games 2018 pada 18 Agustus hingga 2 September 2018.

Pembatasan kendaraan berdasarkan pelat nomor ganjil-genap itu berlaku 15 jam per hari. Bahkan, penerapannya dilakukan beberapa minggu sebelum perhelatan internasional itu dimulai. Berdasarkan hasil FGD, Andri mengatakan para ahli sepakat untuk melanjutkan kebijakan ini.

“ Peserta FGD yang terdiri dari berbagai institusi serta pakar-pakar transportasi pada dasarnya sangat mengapresiasi keberhasilan kebijakan ganjil genap yang dicapai dan setuju untuk dilanjutkan,” tandasnya. (nas)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pemprov-dki #aturan-ganjil-genap 

Berita Terkait

Pendekatan Ini Atasi Masalah Ekosistem Danau di Jakarta

Jakarta Raya

Anggaran Revitalisasi TIM Capai Rp 1 Triliun

Jakarta Raya

DKI Responsif, Jabar Belum Ada Kabar

Megapolitan

Anies Minta Cawagub Taati Visi Kampanye

Jakarta Raya

Penerapan ERP Jadi Solusi Kemacetan

Jakarta Raya

IKLAN