Rabu, 26 September 2018 09:52 WIB
pmk

Nasional

“Anak Muda Merasa Terjajah, Emak-Emak Mau Deklarasi Diusir”

Redaktur: Redjo Prahananda

Prabowo Subianto

INDOPOS.CO.ID - Bakal calon presiden Prabowo Subianto menyebut banyak paradoks pada bangsa ini. Prabowo menyampaikan pandangan tersebut dalam bedah buku 'Paradoks Indonesia' di Hotel Sahid Sudirman Jakarta, Sabtu (1/9/2018).

Mantan Danjen Kopassus itu bercerita mengenai pengalamannya beberapa waktu lalu saat menumpang mobil golf di Bandara Soekarno-Hatta.

Dari hasil perbincangan dengan sopir mobil golf pemuda lulusan SMA tersebut, Prabowo merasakan, anak usia 19 tahunan itu terjajah.

“Selamat pak maju (jadi capres) bawa perbaikan pak, kami sudah capek di bawah. Saya tanya, bagaimana menurut kamu? kita dijajah pak," kata Prabowo menceritakan perbincangan tersebut.

Putra Soemitro Djojohadikusumo itu meminta para elite peka dengan kondisi bangsa sekarang. Kalau tidak, hati mereka telah membeku. Prabowo kemudian melontarkan candaan.
“Harusnya kudeta (dari) dulu, ini jokes coba (wartawan) tv tolong hapus," celoteh Prabowo disambut gelak tawa.

Prabowo lantas menyinggung pengusiran sepihak terhadap emak-emak berniat menyampaikan deklarasi. Namun Prabowo tidak menyebut secara rinci.

"Sekarang ada emak emak mau deklarasi, diusir dari negara sendiri, apakah republik ini yang kita cita-citakan? Apakah ini yang diharapkan para pejuang-pejuang kita yang gugur?,” sambung Prabowo.

Dia merasa sangat prihatin dengan fenomena itu, di mana aparat-aparat negara merupakan milik seluruh rakyat Indonesia menjadi alat satu golongan. “Aparat negara harus melindungi rakyat, melindungi negara, kalau aparat dijadikan alat satu elite politik, berarti dia melanggar UUD 1945.”(jaa)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #prabowo-subianto #paradoks-indonesia 

Berita Terkait

IKLAN