Rabu, 26 September 2018 12:14 WIB
pmk

makanmakan

Cemilan Nikmat Asal Tiongkok

Redaktur:

Foto: Zulhaidah Bahar/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Cemilan sehat yang berasal dari Negeri Tiongkok ini, menjadi salah satu makanan yang disukai semua kalangan, terlebih anak-anak. Siomay merupakan salah satu kudapan yang mudah dibuat. Meskipun terlihat sangat mudah, namun dalam pengolahannya teknik khusus harus dimiliki untuk menghasilkan sesuatu yang sesuai dengan keinginan.

Dalam bahasa Mandarin, siomay disebut shaomai, dalam bahasa Kanton disebut siu maii, sedangkan dalam dialek Beijing, disebut shaomai. Dikenal dari Tiongkok , siomay dibuat dari daging cincang, ada juga yang dibuat dari udangn dan kepiting, lalu dibungkus dengan kulit pangsit.

Bentuknya mirip seperti siomay yang biasannya kita temui di Indonesia, hanya saja disana, siomay disajikan dengan cuka atau kecap asin. Di Indonesia, siomay umumnya dibuat dari ikan tengiri. Ikan dianggap menjadi bahan paling cocok dan paling enak untuk dibuat menjadi siomay.

Selain ikan tengiri, siomay juga dibuat dari ayam, udang, dan kepiting. Ciri khas dari penyajian siomay di Indonesia adalah bumbu kacang. Bumbu ini dibuat dari kacang tanah, bawang merah, bawang putih, gula, asam jawa, garam, cuka yang dihaluska menjadi satu kemudian dicampur dengan air.

Siomay memiliki banyak manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh karena mudah dicerna dan mengandung vitamin, mineral, serta flavonoid sebagai antioksidan yang berfungsi menetralisir radikal bebas. Namun ada juga siomay digoreng dan dikukus. Siomay sudah sangat familiar di berbagai negara. Penyajiannya menyesuaikan dengan selera masyarakat setempat. Di Indonesia sendiri, siomay bisa ditemukan dengan mudah.

Salah satunya Kedai 54, ditempat ini, Anda bisa menembukan siomay dengan bahan dasar ayam dan ikan tengiri. “Kalau disini,  ikannya lebih dominan. Karena ikan tengiri lebih fresh,” ucap owner Kedai 54, Siska Adhelia.

Siomay biasanya dimakan dengan beberapa campuran bahan makanan, seperti kentang, kubis, telur ayam dan tahu. Agar bumbu  kacang memiliki citarasa yang pedas, Kedia 54 menambahkan beberapa potongan cabe. “Gak semua orang suka pedas, jadi cabe rawit bisa disisihkan. Tapi sebenarnya cabe rawitnya sudah kita taburkan diatasnya,” jelasnya

Untuk siomay disini memiliki tampilan yang berbeda. Dimana kulit pangsit yang digunakan tidak menutupi isi siomaynya. Siska menjelaskan, ketika mengkukusnya, kulit pangsit hanya ditaruh dibawah sebagai alas, “Nantikan  kalau panas, kuliatnya naik keatas. Makanya kita bungkus yang sampai tertutup. Ya biar tampilan beda saja sih,” tambahnya.

Jadi, kalian penasaran dengan siomay ala kedai 54. Kunjungin lokasi ini di Kemang. Jangan sampai ketinggalan untuk mencicipi Siomay ini. (cr3)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kuliner #indoposmakan-makan 

Berita Terkait

Santapan Si Hijau yang Mungil

makanmakan

Santapan Si Hijau yang Mungil

makanmakan

Variasi Sajian Khas Kanton

makanmakan

Variasi Sajian Khas Kanton

makanmakan

IKLAN