Liga Indonesia

Sandro: Tak Punya Mobil, Saya (seperti) Terjebak di Rumah

Redaktur:
Sandro: Tak Punya Mobil, Saya (seperti) Terjebak di Rumah - Liga Indonesia

MERASA DIABAIKAN - Alessandro Ferreira Leonardo.

INDOPOS.CO.ID - Komunikasi terputus. Seperti itulah melihat konflik antara manajemen PSM Makassar dan strikernya, Alessandro Ferreira Leonardo.

Alessandro Ferreira Leonardo atau akrab disapa Sandro, sudah sepekan absen latihan. Striker naturalisasi Hong Kong itu tetap memilih berlatih sendiri. Meski dicap indisipliner dikarenakan mangkir latihan, Sandro bersikeras menganggap dirinya pemain profesional. Ia mengakui, dirinya tidak latihan bukan karena kemauannya. Tetapi, manajemen PSM, kata dia, tidak memenuhi komitmennya.

Apa saja komitmen yang dimaksud, pemain berkulit gelap ini enggan merincinya. "Saya tidak akan mengatakannya. Saya hanya meminta mereka (manajemen) mencari solusi dari masalah untuk dipecahkan. Saya lebih suka tidak membicarakannya (soal gaji). Saya tidak ingin bermasalah di klub yang saya bela," jelasnya.

Meski tidak latihan, ia mengaku tetap berlatih fisik gym apartement yang ditinggalinya. "Saya juga sedih. Mereka seperti tidak peduli. Tidak ada satu pun (manajemen) yang menghubungi saya untuk kembali berlatih," pintanya.

Penyerang yang sudah bermain 106 menit bersama PSM ini mengaku sebetulnya sangat ingin kembali berlatih. Ia hanya menginginkan dan melihat keseriusan dari manajemen klub itu untuk menyelesaikan masalah ini.

"Saya sudah tidak sabar untuk latihan. Tetapi, mereka sepertinya tidak. Saya tidak punya hal lain. Saya (seperti) terjebak di rumah. Tak punya mobil. Mereka tidak peduli. Kenapa mereka diam dan tidak menyelesaikan masalah?" tanyanya.

Baginya, pengalaman yang dirasakannya di PSM adalah hal yang baru. "Ini adalah hal paling mengerikan yang pernah saya lihat. Saya sudah (didampingi) pengacara dan mereka akan berusaha menghubungi Appi (CEO PT PSM, Munafri Arifuddin)," paparnya.

Pengamat sepak bola, Abdi Tunggal berharap agar Sando kembali berlatih. Ia menilai sikap Sandro bisa merusak kondusivitas tim. Terlebih ini sudah berlarut. "Ini contoh tidak baik bagi pemain lainnya. Saya cukup mempertanyakan sikap pelatih yang dikenal disiplin, tetapi justru membiarkan," jelasnya.

"Di mana peran pelatih di saat ia jelas melihat pemainnya sengaja mangkir latihan. Apakah hal sama dilakukan jika pemain lain yang sengaja absen. Ada sikap timbang pilih kasih dari hal ini," sesalnya.

Sekretaris PSM Andi Widya Syadwina mengaku belum bisa mengambil langkah-langkah soal itu. Karena itu, pihaknya belum bisa memberi penjelasan sebelum mendapat kepastian dari CEO PT PSM, Munafri Arifuddin. "Belum ada. Sabar saja. Insyaallah akan selesai," yakinnya. (*/abd/jpg)

 

Berita Terkait

Bola Lokal / Takjub dengan Reaksi Suporter

Liga Indonesia / Teka-teki Marck Klok

Liga Indonesia / Siapkan Tempat Irfan Jaya

Liga Indonesia / Butuh Striker Bak Da Silva

Liga Indonesia / Kurang Maksimalkan Potensi Pemain

Liga Indonesia / PSM Gagal Juara, PSMS Gagal Bertahan


Baca Juga !.