Selasa, 25 September 2018 10:24 WIB
pmk

Nasional

PA 212 : Seharusnya Polisi Berikan Perlindungan UAS

Redaktur:

Ustad Abdul Somad

INDOPOS.CO.ID - Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 KH Slamet Ma'rif mengecam penolakan dan intimidasi yang ditujukkan ke Ustad Abdul Somad (UAS). Menurutnya hal itu tidak boleh terjadi di negara yang mayoritas muslim.

"Saya heran kok muslim sebagai mayoritas tapi diperlakukan seperti ini. Kalau aktivitas dakwah UAS dan sejumlah ulama saja dihalangi,  gimana aktivitas muslim lainnya,"  kecam KH Slamet Ma'rif kepada INDOPOS di Jakarta,  Senin (3/9/2018).

Dirinya pun menegaskan perlakuan intimidasi terhadap UAS dan ulama lainnya seharusnya tidak boleh terjadi, jika negara dan aparat kepolisian hadir dalam memberikan perlindungan.

"Seharusnya aparat hukum terutama kepolisian bisa memberi perlindungan kepada Ustad Somad. Jangan malah mengesankan perlindungan atas sejumlah  persekusi dan intimidasi yang terjadi di sejumlah wilayah," cetusnya.

Selain itu,  dirinya menambahkan bahwa penolakan aktivitas dakwah dan intimidasi adalah mirip cara-cara Partai Komunis Indonesia (PKI) di era 1965.

"Ingat penghalangan dakwah, penolakan pengajian mirip betul dengan cara cara PKI.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya,  UAS melalui akun twitter dan instagram-nya mengumumkan pembatalan sejumlah acara hingga akhir tahun.

Hal itu terkait dirinya kerap mendapat ancaman, intimidasi dan pembatalan ketika ingin menyampaikan tausiah di beberapa daerah seperti di Grobogan, Kudus, Jepara dan Semarang beberapa waktu lalu.

Ustad yang namanya kian melejit itu membatalkan ceramah di Malang, Solo, Boyolali, Jombang dan Kediri pada bulan September. Selanjutnya, di bulan Oktober ia mengurungkan niat untuk ceramah di Yogyakarta. Terakhir, ia terpaksa menunda janji dengan Ustaz Zulfikar di Jawa Timur pada Desember.

Ustaz Abdul Somad menerangkan alasan pembatalan itu. Kata dia, pihaknya tak ingin membuat panitia terbebani lantaran adanya penolakan dari berbagai pihak atas kunjugannya. Ia juga memperhatikan kondisi psikologis dari para jamaahnya.

"Mohon maaf atas keadaan ini, harap dimaklumi, dan mohon doakan selalu. Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh," kata Abdul Somad di akun Intagram miliknya. (dil)


TOPIK BERITA TERKAIT: #ancaman-mengintai-uas 

Berita Terkait

PPP: Ceramah UAS Bukan Berisi Ajakan Makar

Nasional

Mardani Sebut Intimidasi UAS Kemunduran Demokrasi

Nasional

MUI Sesalkan Aktivitas Dakwah UAS Diintimidasi

Nasional

IKLAN