Kamis, 15 November 2018 05:07 WIB
pmk

Liga Indonesia

Suporter Pukul Wasit, Persibone Terancam Diskualifikasi

Redaktur:

TERANCAM SANKSI-Keributan di laga final Liga 3 Sulsel di Lapangan Karebosi, Makassar, Minggu (2/9). SINDONEWS

INDOPOS.CO.ID - Aturan tetap aturan. Sanksi tegas bakal diterapkan dikarenakan ulah sekelompok suporter Persibone yang melakukan pemukulan terhadap asisten wasit yang memimpin laga final kontra Palopo United di Lapangan Karebosi, Minggu, 2 September. Laga berakhir 3-1 untuk kemenangan Palopo United.

Sikap sekelompok orang ini terjadi saat gol ketiga Palopo United yang dicetak Raikard menit ke-85. Ofisial Persibone yang tidak terima karena sebelumnya menilai offside masuk ke lapangan dan memprotes wasit. Protes berlangsung selama 10 menit hingga laga kembali dilanjutkan.

Meski dilanjutkan, pertandingan sudah berjalan tidak kondusif. Permainan kasar dari kedua kesebelasan mulai terjadi hingga riuh suporter membahana dan masuk ke lapangan. Bagian kepala asisten wasit pertama, Akbar Djamaluddin yang duduk di belakang bench Persibone dipukul seorang oknum suporter Persibone.

Menerima aksi kekerasan, asisten wasit berlevel Liga 1 itu lari ke meja ofisial pertandingan. Melihat asistennya lari dari posnya dan waktu sudah melebihi waktu normal, wasit yang memimpin laga Andi Asri pun meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

"Ada yang pukul di sana (dekat bench Persibone) di bagian belakang (leher)-ku dipukul," kata Akbar sambil menunjuk bagian leher belakangnya. Wakil Ketua Asprov PSSI Sulsel, Mulyadi menyayangkan sikap kubu Persibone yang tidak menjunjung sportivitas. Apalagi, kedua tim sudah dipastikan lolos.

Menurut Mulyadi, kemungkinan terburuk adalah Persibone didiskualifikasi dan harus siap jika sanksi itu yang dijatuhkan. "Memukul wasit jelas tidak boleh. Itu pelanggaran berat. Apalagi, kami sudah beri pemahaman ke klub sebelum laga. Harusnya mengerti konsekuensinya. Ini kewenangan komisi disiplin. Kita tunggu bersama saja," pintanya.

Diakuinya, sanksi lainnya yang tertera dalam regulasi ada dua hukuman adalah sanksi administrasi dan denda. "Kalau administrasi manajer dan pelatih tak bisa mendampingi tim selama bertanding. Kemudian denda, ya berupa uang," ungkapnya.

Pelatih Persibone Udin Mochtar menegaskan orang yang memukul asisten wasit adalah oknum suporter dari Persibone. Bukan anggota tim ataupun ofisial. "Kenapa kami harus disanksi. Itu kan oknum suporter dari luar," imbuhnya.

Operator Liga 3 zona Sulsel, Achmadi Djafri menyayangkan insiden tersebut. Menurutnya, memang ada kesempatan untuk mengganti klub jika salah satu klub mundur sebagai wakil Sulsel. Akan tetapi, kami lihat juga sisi lainnya dikarenakan ini menyangkut citra PSSI Sulsel. "Satu tiket saja yang lolos juga tidak masalah," sesalnya.

Jika Persibone digugurkan, maka ada peluang bagi PS Bank Sulselbar dan Persipangkep untuk mengisi jatah tersebut. Kedua klub akan diberikan jadwal kembali untuk bertanding merebut posisi ketiga. (tam/abg/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #liga-3 

Berita Terkait

Deltras Masih Tunggak Gaji 2,5 Bulan

Liga Indonesia

IKLAN