Kamis, 20 September 2018 05:56 WIB
pmk

Liga Indonesia

Malang Cari Solusi Isi Bek Tengah

Redaktur:

Hamkah Hamzah. TRIBUNNEWS

INDOPOS.CO.ID - Jelang laga kontra Persib Bandung (13/9) pada lanjutan kompetisi Liga 1, Arema FC tengah was-was. Itu lantaran banyaknya bek tengah yang mengalami cedera. Terbaru bek tengah andalan Arthur Cunha harus menepi lantaran mengalami cedera hamstring. Tentu ini situasi yang sulit, apalagi Arema harus menghadang striker andalan Persib Ezechiel N'Douassel.

Sebelumnya, tandem Arthur, Purwaka Yudhi juga mengalami cedera pada lutut kirinya saat bersua dengan Persela Lamongan (7/7). Kemudian disusul Bagas Adi yang mengalami cedera engkel saat membela Timnas Indonesia U-23 kontra Palestina di Asian Games (15/8).

”Kalau harus bermain tanpa Arthur dan Purwaka. Saya berharap Bagas Adi bisa fit lebih cepat. Sebab cedera Bagas lebih ringan dari Arthur dan Purwaka,” tutur Pelatih Arema FC Milan Petovic.

Memang saat ini masih ada nama Hamkah Hamzah dan Israel Wamiau untuk mengawal jantung pertahanan tim berjuluk Singo Edan itu. Namun, jika terjadi situasi buruk tentu Singo Edan harus punya opsi lain. ”Ketika ada masalah seperti ini, kami selalu ada rencana lainnya. mungkin saya akan mencoba pemain muda untuk mengisi posisi bek tengah,” ucap pelatih asal Serbia itu.

Petrovic sudah mencoba mengotak-atik timnya. Apabila, memang Arthur, Purwaka, dan Bagas belum bisa turun saat bertandang ke Persib. Pelatih berlisensi UEFA Pro itu mencoba menarik gelandang Jayus Hariono untuk menjadi bek tengah. Selain itu ada Dalmiansyah Matutu yang juga dipersiapkan.

Sehari sebelumnya, Arema FC mengalahkan Perseru dalam uji coba tertutup di Stadion Kanjuruhan, Kab. Malang, Sabtu (1/9). Arema menang telak dengan skor 4-0.

Empat gol Arema dicetak Dedik Setiawan (2 gol), Dendi Santoso, dan Ahmad Nur Hardianto. Semua gol tercipta di babak kedua. Ini merupakan uji coba selevel pertama yang digelar Singo Edan dalam masa libur kompetisi untuk Asian Games 2018.

Namun, Milan Petrovic mengatakan, uji coba melawan Perseru berlangsung kurang gereget. Hal itu karena Perseru dianggap tidak 100 persen dengan kekuatan terbaik. Terbukti Arema juga bisa menang mudah. Padahal Perseru, walaupun merupakan tim papan bawah kompetisi, selalu memberi kesulitan buat tim besar.

"Mungkin Perseru hanya bermain dengan 70 persen kekuatan. Jadi kami bisa punya banyak aksi dan peluang. Saya puas dengan kemenangan ini, tapi sejatinya ingin laga yang sesungguhnya," tutur Milan Petrovic. (nia/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #arema-fc 

Berita Terkait

Jamu Madura United, Singo Edan Mengamuk

Liga Indonesia

Arema FC vs Madura United, Siapkan “Kuburan” Sape Kerrap

Liga Indonesia

Persib Putus Rekor Buruk atas Arema

Liga Indonesia

Hadapi Persib, Arema Abaikan Rekor Pertemuan

Liga Indonesia

Makan Konate Bakal Jadi Pembeda

Liga Indonesia

Rivaldi Bawuo Tumbang Jelang Laga Tandang

Liga Indonesia

IKLAN