Jumat, 21 September 2018 11:23 WIB
pmk

Nasional

Mardani Sebut Intimidasi UAS Kemunduran Demokrasi

Redaktur: Redjo Prahananda

Mardani Ali Sera. Foto///dilianto/indopos

INDOPOS.CO.ID -  Inisiator Gerakan #2019GantiPresiden Mardani Ali Sera tegas menyebut pelarangan dan intimidasi yang dilakukan Ustad Abdul Somad dalam melakukan aktivitas dakwahnya di sejumlah daerah adalah bukti kemunduran demokrasi yang sedang terjadi di negeri ini.

"Ketika intervensi terlalu besar dari pihak-pihak tertentu, saya tidak ingin mendefinisikan siapa pihak-pihak tertentu itu, justru itu kemunduran dalam demokrasi,” kata Mardani dalam pesannya kepada INDOPOS, Senin (3/9/2018).

Ketua DPP PKS ini menjelaskan,  tidak ada hal perkataan atau ucapan UAS yang selama ini telah menyinggung kelompok lain.

“Tentu kita sedih, UAS ini aset kita dalam setiap ceramahnya bagus, dalil-dalilnya lugas, kalau ada yang tersinggung ya beliau tidak mempunyai representasi menyinggung,” ujarnya.

Dia melanjutkan, Ustaz Abdul Somad hanya menyampaikan kerangka pikiran Islam dalam setiap ceramah. “Sehingga postingan UAS di Instagram yang membatalkan sejumlah ceramahnya karena adanya intimidasi itu tragedi bagi bangsa ini, sama seperti pelarangan #2019GantiPresiden,” cetusnya.

Mardani pun mengingatkan bahwa reformasi mahal harganya. “Sayang kalau perilaku-perilaku preman, perilaku-perilaku nonkonstitusional, tidak demokrasi. Semua sekarang mau masuk kok di demokrasi, kalau begini terus kasihan orang-orang itu,” tandasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya,  UAS melalui akun twitter dan instagram-nya mengumumkan pembatalan sejumlah acara hingga akhir tahun. 

Hal itu terkait dirinya kerap mendapat ancaman, intimidasi dan pembatalan ketika ingin menyampaikan tausiah di beberapa daerah seperti di Grobogan, Kudus, Jepara dan Semarang beberapa waktu lalu.

Ustad yang namanya kian melejit itu membatalkan ceramah di Malang, Solo, Boyolali, Jombang dan Kediri pada bulan September. Selanjutnya, di bulan Oktober ia mengurungkan niat untuk ceramah di Yogyakarta. Terakhir, ia terpaksa menunda janji dengan Ustaz Zulfikar di Jawa Timur pada Desember.

Ustaz Abdul Somad menerangkan alasan pembatalan itu. Kata dia, pihaknya tak ingin membuat panitia terbebani lantaran adanya penolakan dari berbagai pihak atas kunjugannya. Ia juga memperhatikan kondisi psikologis dari para jamaahnya.

"Mohon maaf atas keadaan ini, harap dimaklumi, dan mohon doakan selalu. Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh," kata Abdul Somad di akun Intagram miliknya. (dil)


TOPIK BERITA TERKAIT: #ancaman-mengintai-uas 

Berita Terkait

PPP: Ceramah UAS Bukan Berisi Ajakan Makar

Nasional

PA 212 : Seharusnya Polisi Berikan Perlindungan UAS

Nasional

MUI Sesalkan Aktivitas Dakwah UAS Diintimidasi

Nasional

IKLAN