Kamis, 15 November 2018 05:09 WIB
pmk

Nasional

Pertanyakan Kasus e-KTP, Jari 98 Sambangi Kejagung RI

Redaktur: Redjo Prahananda

Massa Jari 98 Demo Kejagung RI. Foto : istimewa

INDOPOS.CO.ID - Massa Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (Jari 98) mendatangi Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Senin (3/9/2018). Mereka mempertanyakan dugaan kasus korupsi pengadaan KTP elektronik atau e-KTP yang diduga pernah menyeret nama Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo.

"Kasus ini sudah dilaporkan ke Kejaksaan Agung tapi sampai sekarang tidak ada tindaklanjutnya. Bagaimana kabar kasus ini," kata Sekjen Jari 98 Ferry Supriyadi.

Ferry meminta agar kasus tersebut tidak di petieskan karena Agus Rahardjo menjabat sebagai Ketua Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Bahkan, kata dia, kejadian heboh yang menyita perhatian publik itu pernah di bahas oleh Panitia Khusus (Pansus) Angket DPR terhadap KPK yang mencoba menelanjangi Agus Rahardjo ketika menjabat Ketua LKPP. Hal yang sama, Pansus juga ikutan menuding Agus terlibat dalam kasus korupsi e-KTP.

Ditambah lagi, beberapa kali nama Agus Rahardjo disebut Gamawan terlibat e-KTP.

“Ocehan Gamawan ini tidak bisa dipandang sepele. Kasus ini juga sudah dilaporkan, kenapa tetap saja tidak di periksa-periksa, karena yang akan memeriksa pastinya ngeri-ngeri sedap dan takut di benci masyarakat, seharusnya ini di lakukan demi tegaknya  hukum," timbalnya. 

Ferry menekankan semestinya Agus segera mundur dari KPK. Mengingat adanya peraturan tentang LKPP, maka kata Ferry, sudah selazimnya Agus Raharjo yang pada waktu itu menjadi kepalanya untuk segera di periksa. 

“Berdasarkan Informasi yang beredar lewat Jaringan di Singapore kabarnya Ali Idung sang Pengusaha sering bolak balik ke Singapore,ada apa gerangan? Bertepatan saat Novel Baswedan waktu itu jalani operasi mata," pungkasnya. (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #korupsi-e-ktp #demonstrasi #korupsi 

Berita Terkait

IKLAN