Jumat, 16 November 2018 07:08 WIB
pmk

Total Sport

Kisah di Balik Kepiawaian Puji Lestari di Cabor Panjat Tebing Asian Games

Redaktur:

Puji Lestari. Foto: Bambang/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Demi mencetak prestasi besar di Asian Games, banyak atlet rela  meninggalkan sanak dan saudara, termasuk acara yang paling sakral sekalipun

----

Tak bisa dipungkiri, torehan prestasi yang telah diraih para atlet Indonesia di ajang Asian Games 2018 bukanlah tanpa perjuangan dan pengorbanan. Bahkan, banyak hal yang harus dikorbankan hingga mampu menjadi atlet berprestasi yang mengharumkan nama bangsa.

Hal itu diungkapkan atlet panjat tebing Puji Lestari dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat’9 (Dismed FMB’9) dengan tema "Atlet Kita, Prestasi Bangsa" di Auditorium Wisma Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jakarta, Senin (3/9).

“Salah satu bentuk pengorbanan yang saya lakukan adalah saat saya nikah, saya hanya bisa datang di hari H, tapi setelah nikah saya langsung kembali ke karantina (Pelatnas) untuk kembali berlatih,” ungkap Puji. 

Kebetulan, lanjut Puji, suami bukan atlet, tapi seorang guru. Namun, backgroundnya sama, juga dari keolahragaan. “Saya jarang bertemu suami. Hanya bisa bertemu sebulan sekali. Tapi itu pun jarang. Setelah kejuaraan baru dapat libur 1-2 hari. Setelah itu masuk karantina lagi,” ujar Puji. 

Untuk tantangan kemarin, Puji mengaku berlatih dengan yang muda-muda sehingga dirinya terpacu untuk tidak mau kalah. “Mengingat posisi saya yang sudah cukup umur, sementara yang muda-muda semangatnya tinggi, saya tidak mau kalah. Yang penting fokus,” ulas Puji.

Saat momen pertandingan Asian Games 2018, Puji menegaskan bahwa dirinya ingin mempersembahkan yang terbaik untuk Indonesia. Kebetulan tepat bersamaan dengan hari Kemerdekaan 17 Agustus. 

“Dan Alhamdulillah, satu emas dan satu perak dapat saya persembahkan untuk Indonesia, untuk hari kemerdekaan bangsa Indonesia,” tegas Puji.

Menariknya, Puji merasakan saat momen Asian Games 2018 kemarin dirinya merasa lebih bertenaga dan ekstra karena melihat suporter Indonesia yang begitu luar biasa mendukung para atlet Indonesia yang sedang berlaga. 

“Banyaknya luar biasa, di luar ekpektasi saya. Dari ujung kiri hingga ke ujung kanan, semuanya teriak Indonesia. Dan di situlah semangat juang saya semakin tinggi sehingga saya ingin meraih juara,” ujar Puji.

Bentuk nyata setelah mengukir prestasi, Puji menjelaskan, dirinya langsung sujud syukur karena saat itulah mampu mengharumkan nama Indonesia saat momen-momen perjuangan menghasilkan sesuatu yang sungguh membanggakan. 

“Saat itu juga, akhirnya teringat bagaimana prosesnya sehingga bisa sampai ke titik prestasi yang diraih saat ini. Seluruh perjuangan dan pengorbanan yang telah kami jalankan terasa tidak sia-sia,” pungkas Puji.

Sementara itu, pelatih Panjat Tebing Hendra Basir mengatakan keberhasilan yang telah diraih oleh para atlet panjat tebing, yang tadinya ditargetkan 2 medali emas, tapi meraih 3 medali emas, bukan tanpa proses yang sesaat. 

“Selain perjuangan dan pengorbanan yang telah dilakukan para atlet, ada sistem yang berjalan baik yang akhirnya membentuk keberhasilan para atlet. Dan sistem itu tidak akan berjalan jka tidak ada dukungan dari pemerintah,” ungkap Hendra.

Bentuk dukungan pemerintah, antara yang dulu dan sekarang, menurut Hendra, cukup nyata. Misalnya, pada saat pemerintahan yang dulu, jika para atlet untuk mendapatkan peralatan panjat butuh waktu beberapa bulan, tapi sekarang saat persiapan Asian Games 2018, cukup cepat.

“Contohnya, untuk kebutuhan sepatu, setiap atlet saya bilang harus ada 7 sepatu. Belum lagi perlatannya. Training camp 1 bulan di Rusia, dan lainya. Semua itu langsung mendapat dukungan cukup cepat oleh pemerintahan sekarang. Sehingga, jelas sekali dukungan pemerintah sangat berpengaruh,” tegas Hendra. (bam)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #puji-lestari #panjat-tebing 

Berita Terkait

Panjet Tebing Kawinkan Emas Kejuaraan Asia

Total Sport

Aries Rebut Emas, Aspar Kebagian Perak

Total Sport

Aspar -Aries Juara Dunia

Total Sport

Penjat Tebing Borong Emas Women Speed di Tiongkok

Total Sport

Atlet Panjat Tebing Donasi Korban Gempa Donggala

Total Sport

Dukung Panjat Tebing, BTN Kucurkan Rp 100 Juta

Liga Indonesia

IKLAN