Rabu, 26 September 2018 06:11 WIB
pmk

Jakarta Raya

Perpanjangan Ganjil Genap Masih Berlaku Sampai Asian Para Games

Redaktur:

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Perpanjangan permbatasan kendaraan dengan sistem ganjil-genap masih berlaku menjelang dan selama pelaksanaan Asian Para Games 2018. Pemberlakuan perluasan sistem ganji-genap ini diberlakukan sejak 3 September hingga 13 Oktober 2018, menjelang dan selama Asian Para Games.

Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto menjelaskan, waktu pemberlakuan ganjil-genap yang semula dari hari Senin sampai Minggu pukul 06.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB, menjadi hari Senin sd Jumat. "Sabtu, Minggu dan hari libur nasional tidak berlaku dari pukul 06.00 sd 21.00 WIB," tandas Budiyanto saat dikonfirmasi INDOPOS, Selasa (4/9/2018).

Khusus untuk lokasi Jalan Bunyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat, sambungnya, akan diberlakukan kembali tanggal 1 Oktober sd tanggal 13 Oktober 2018. Untuk Jalan Arteri Pondok Indah dihapus.

Budiyanto menambahkan, pembatasan lalu lintas dengan sistem Ganjil - Genap tidak diberlakukan pada segmen persimpangan terdekat - pintu masuk Tol dan segmen pintu keluar Tol - persimpangan terdekat.

Setiap pengendara bermotor roda empat atau lebih dengan nomer plat ganjil dilarang melintas ruas jalan yang diberlakukan ganjil-genap pada tanggal genap. Demikian juga sebaliknya pada tanggal genap, plat nomor genap saja yang boleh melintas.

Sementara, pembatasan lalu lintas tidak diberlakukan pada kendaraan pimpinan lembaga tinggi negara seperti presiden, wakil Presiden, dan para ketua lembaga tinggi negara. Selain itu, yang dapat dispensasi lainnya adalah kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing, lembaga Internasional yang menjadi tamu negara, kendaraan dinas opsnal TNI/Polri, kendaraan atlit dan official yang bertanda khusus Asian Para Games.

Tidak hanya itu saja, sambung Budiyanto, ganjil-genap juga tidak berlaku untuk kendaraan pemadam kebakaran dan ambulance, kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas, kendaraan angkutan umum plat kuning, kendaraan angkutan barang bahan bakar minyak dan BBG, sepeda motor, kendaraan yang membawa masyarakat difabel serta kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Polri, seperti kendaraan pengangkut uang (Bank Indonesia, antar Bank, pengisian ATM) dengan pengawasan dari Polri. (ibl) 

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #perpanjangan-ganjil-genap #asian-para-games #ganjil-genap 

Berita Terkait

IKLAN