Selasa, 25 September 2018 02:33 WIB
pmk

Nasional

Kasus Gratifikasi Walkot Malang, Mendagri: Lantik Wakil Walkot Malang

Redaktur:

Menteri Dalam Negeri, Cahyo Kumolo seusai mengadakan konferensi pers bersama KPK terkait PNS yang terlibat tindak pidana korupsi, Jakarta, Selasa (4/9/2018). Foto: Akbar/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, meminta wakil walikota Malang supaya segera dilantik menjadi walikota. hal ini penting dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan kepala daerah yang kosong akibat walikota dan 41 anggota DPRD-nya ditahan KPK karena kasus korupsi.

“Kalau saya pribadi, misalnya kepala daerahnya yang kena, saya ingin wakilnya dulu dilantik, yang ditahan dan masih diproses tunggu sampai prosesnya selesai,” kata Tjahjo Kumolo di Gedung KPK saat membahas PNS yang terjerat tindak pidana korupsi, Jakarta, Selasa (4/9/2018).

Apakah Anggota DPRD yang terlibat tindak pindana korupsi akan diberhentikan? Tjahjo menjelasnya, jika ada yang pejabat ada yang terlibat tindak pidana korupsi, kita akan lihat proses dulu seperti apa. “jika terbukti maka kita berhentikan, tetapi kita harus mengikuti peraturan yang berlaku,”ujarnya

Dalam hal ini juga, Kemendagri mengeluarkan diskresi untuk memberikan kewenangan kepada Gubernur. “Kami mengeluarkan diskresi dengan berdasarkan undang-undang untuk memberikan kewenangan kepada Gubernur untuk terlibat dan bisa melakukan peraturan Bupati, Walikota tanpa harus lewat  DPRD,”paparnya

Hal tersebut dilakukan agar pemerintahan tidak boleh sampai terganggu. (cr-1)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kasus-gratifikasi-walkot-malang #mendagri #lantik-wakil-walkot-malang #tjahjo-kumolo 

Berita Terkait

IKLAN